DIGTALPOS.com, Kutai Kartanegara – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersiap menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Ahli yang akan digelar serentak se-Kalimantan Timur pada 30 Juni hingga 4 Juli 2025. Sebanyak 801 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim dipastikan akan ambil bagian dalam program strategis ini.
Pelatihan berskala provinsi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan berlangsung serentak di lima titik lokasi, yaitu Samarinda, Balikpapan, Kukar, Penajam Paser Utara, dan Berau. Kukar ditunjuk sebagai salah satu lokasi utama pelaksanaan, dengan peserta yang akan dibagi ke dalam 28 kelas pelatihan.
Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Kukar, Sofyar Ardani, menjelaskan bahwa pelatihan ini ditujukan bagi tenaga kerja konstruksi kategori ahli, dengan jenjang pelatihan 7, 8, dan 9. Jenjang ini merupakan level yang mempersiapkan tenaga kerja agar memiliki keahlian dan pengakuan formal yang dibutuhkan dalam industri konstruksi nasional.
“Pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas SDM konstruksi di daerah. Fokusnya adalah pada peningkatan kompetensi tenaga ahli yang memang memerlukan sertifikasi resmi untuk mendukung profesionalisme di lapangan,” jelas Sofyar saat dikonfirmasi, Jumat (27/6/2025).

Pelatihan akan berlangsung selama empat hari, dengan tiga hari pertama digunakan untuk penyampaian materi oleh para instruktur berpengalaman, dan hari keempat sebagai jadwal pelaksanaan uji kompetensi. Awalnya, kegiatan ini dijadwalkan pada 23 Juni 2025, namun karena penyesuaian teknis, pelatihan akhirnya diundur ke 30 Juni.
Meski pelatihan dilaksanakan di Kukar, peserta berasal dari seluruh wilayah Kalimantan Timur dan wajib berdomisili di Kaltim sesuai KTP. Namun, sebagai tuan rumah, Sofyar berharap bahwa kuota peserta dari Kukar bisa mendominasi jumlah peserta keseluruhan.
“Ini momentum bagus bagi tenaga kerja lokal untuk meningkatkan kapasitasnya. Kami berharap peserta dari Kukar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” tambahnya.

Program ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemprov Kaltim dalam menciptakan tenaga konstruksi yang berkualitas, tersertifikasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur di era Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan lahir lebih banyak tenaga ahli konstruksi yang tidak hanya kompeten, tapi juga tersertifikasi secara resmi, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional. (Adv)













