DIGTALPOS.com – Arema FC bertekad menutup kiprah mereka di ajang Piala Presiden 2026 dengan hasil positif. Meski gagal melangkah ke partai final usai takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya pada babak semifinal, Singo Edan masih memiliki satu kesempatan untuk mengakhiri turnamen pramusim dengan kepala tegak, yakni merebut posisi ketiga.
Arema FC dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta dalam laga perebutan peringkat ketiga yang akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama ingin menutup turnamen dengan kemenangan sekaligus membangun modal positif jelang bergulirnya Super League 2026-2027.
Bagi Arema FC, kemenangan bukan sekadar soal finis di posisi ketiga. Hasil tersebut juga menjadi pembuktian bahwa proses pembangunan tim yang dilakukan sejak awal pramusim berjalan ke arah yang tepat. Sementara bagi Persija Jakarta, laga ini menjadi kesempatan terakhir untuk menghapus kekecewaan setelah gagal melaju ke final.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan kekalahan dari Persebaya tidak mengurangi keyakinannya terhadap kualitas skuad yang tengah dibangun. Pelatih asal Brasil itu menilai anak asuhnya telah menunjukkan perkembangan yang signifikan sepanjang mengikuti Piala Presiden 2026.
Menurutnya, Arema tampil dengan semangat juang tinggi di setiap pertandingan dan memperlihatkan karakter sebagai tim yang terus berkembang. Hal tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi resmi musim depan.
“Kami sama sekali tidak kekurangan daya juang maupun usaha. Saya yakin suporter bisa melihat tim yang sangat berkomitmen, tim yang terus menunjukkan perkembangan nyata dari pertandingan pertama hingga saat ini,” ujar Marcos Santos.
Ia menilai perjalanan Arema di turnamen pramusim ini menjadi pondasi penting dalam upaya mengembalikan kejayaan klub berjuluk Singo Edan tersebut.
“Arema telah mengambil langkah besar untuk kembali menjadi tim besar yang bertarung memperebutkan hal-hal besar di musim ini. Target kami di laga berikutnya tentu saja meraih kemenangan. Kami harus menghormati jersey Arema dan para pendukung,” tegasnya.
Meski demikian, persiapan menuju laga perebutan tempat ketiga tidak berjalan ideal. Jadwal pertandingan yang padat membuat Arema hanya memiliki waktu singkat untuk memulihkan kondisi fisik para pemain. Fokus utama tim pelatih saat ini adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik sebelum turun ke lapangan.
“Kami hanya memiliki waktu satu hari untuk pemulihan fisik sebelum bertanding kembali. Kami akan melakukan segalanya untuk mengamankan posisi ketiga,” lanjut Marcos.
Di kubu lawan, Persija Jakarta juga datang dengan ambisi yang sama besar. Tim besutan Shin Tae-yong ingin menutup turnamen pramusim dengan kemenangan setelah langkah mereka dihentikan Persib Bandung di babak semifinal.
Meski gagal mencapai partai puncak, penampilan Macan Kemayoran sepanjang turnamen mendapat banyak apresiasi. Organisasi permainan Persija dinilai semakin solid, sementara sejumlah pemain baru mulai menunjukkan chemistry yang menjanjikan. Hal tersebut menjadi sinyal positif bagi Persija dalam menyambut kompetisi Super League musim 2026-2027.
Pertemuan Arema FC dan Persija Jakarta dipastikan menjadi duel dua tim besar yang sama-sama mengusung misi kebangkitan. Selain memperebutkan posisi ketiga, laga ini juga menjadi ajang mengukur kesiapan skuad, strategi, dan mental bertanding sebelum kompetisi resmi dimulai.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim serta motivasi untuk menutup Piala Presiden 2026 dengan kemenangan, pertandingan diprediksi berlangsung terbuka dan penuh tensi. Baik Arema maupun Persija tentu tidak ingin pulang dengan tangan hampa setelah perjalanan panjang mereka di turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia. (*)













