DIGTALPOS.com – Babak perempat final Liga Champions UEFA musim 2025/2026 resmi berakhir dengan rangkaian pertandingan penuh drama, kejutan, dan momen tak terlupakan. Dalam dua malam yang menegangkan, delapan tim terbaik Eropa saling sikut memperebutkan tiket ke semifinal.
Setelah Paris Saint-Germain dan Atletico Madrid lebih dulu memastikan langkah, dua tiket terakhir diperebutkan pada Kamis dini hari (16/4/2026) WIB. Hasilnya, Bayern Munich dan Arsenal melengkapi daftar empat besar. Semifinal pun kini dipastikan akan menghadirkan pertarungan elite antar raksasa Eropa.
Atletico Lolos Meski Tumbang, Barcelona Gagal Comeback
Bermain di kandang sendiri, Atletico Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 1-2 pada leg kedua. Namun kemenangan tersebut tak cukup bagi Barcelona untuk membalikkan keadaan.
Barcelona sempat membuka harapan lewat gol cepat Lamine Yamal di menit ke-4, disusul tambahan gol Ferran Torres pada menit ke-24. Namun, satu gol krusial dari Ademola Lookman di menit ke-31 menjadi penentu. Gol tersebut mengunci agregat 3-2 untuk Atletico, sekaligus memupus mimpi comeback tim tamu.
PSG Hancurkan Mimpi Liverpool di Anfield
Sementara itu, Paris Saint-Germain tampil dominan dan tanpa ampun saat menghadapi Liverpool. Bermain dengan penuh percaya diri, PSG berhasil meredam atmosfer Anfield yang dikenal angker.
Ousmane Dembélé menjadi bintang kemenangan dengan dua golnya di menit ke-72 dan masa injury time (90+1). Brace tersebut memastikan kemenangan agregat telak 4-0 bagi PSG, sekaligus menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.
Laga Gila di Munich: Bayern Bungkam Madrid dalam 7 Gol
Pertandingan paling spektakuler tersaji di Allianz Arena saat Bayern Munich menjamu Real Madrid. Laga ini layak disebut sebagai salah satu pertandingan terbaik Liga Champions musim ini.
Sejak awal, duel berlangsung panas. Arda Güler membuka keunggulan Madrid, namun cepat dibalas oleh Pavlović. Jual beli serangan terus terjadi—Güler kembali mencetak gol di menit ke-29, sebelum Kylian Mbappé memperlebar keunggulan Madrid di menit ke-42.
Meski Harry Kane sempat mencetak gol untuk Bayern, Real Madrid tetap unggul 3-2 saat turun minum. Namun babak kedua menjadi titik balik dramatis.
Bayern tampil menggila di paruh kedua. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil, hingga puncaknya terjadi di masa injury time. Gol dari Luis Díaz di menit ke-89 dan Michael Olise di menit 90+4 membalikkan keadaan secara dramatis. Skor akhir 4-3 (agregat 6-4) memastikan Bayern menyingkirkan sang raja Eropa.
Arsenal Tampil Disiplin, Ukir Sejarah Baru
Berbeda dengan laga penuh gol di Munich, duel Arsenal kontra Sporting CP berlangsung ketat dan minim peluang.
Bermain di Emirates Stadium, Arsenal tampil disiplin di bawah arahan Mikel Arteta. Mereka memilih pendekatan taktis untuk menjaga keunggulan agregat.
Peluang terbaik datang dari Geny Catamo pada menit ke-42, namun tembakannya hanya membentur tiang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-0.
Hasil ini cukup bagi Arsenal untuk melaju ke semifinal dengan agregat 1-0, berkat gol Kai Havertz di leg pertama. Lebih dari itu, The Gunners juga mencatat sejarah dengan lolos ke semifinal Liga Champions dua musim berturut-turut untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.
Empat Besar Siap Panaskan Semifinal
Dengan berakhirnya babak perempat final, empat tim terbaik yang akan bertarung di semifinal adalah Paris Saint-Germain, Atletico Madrid, Bayern Munich, dan Arsenal.
Persaingan dipastikan semakin panas. Dengan kualitas skuad, pengalaman, dan performa yang ditunjukkan sejauh ini, keempat tim punya peluang sama besar untuk melangkah ke final dan mengangkat trofi paling prestisius di Eropa. (*)













