DIGTALPOS.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, memastikan ketersediaan gas LPG 3 kilogram bagi masyarakat dalam kondisi aman dan terkendali.
Camat Tomoni, Darwin HD, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung terhadap agen dan distributor LPG di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi gas bersubsidi tersebut tetap lancar, terutama di pertengahan bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Menurut Darwin, pengawasan ini menjadi penting karena setiap tahun permintaan LPG 3 Kg biasanya meningkat saat Ramadan dan Idul Fitri. Sebab itu, pemerintah kecamatan berupaya mengantisipasi potensi kelangkaan maupun lonjakan harga di tingkat masyarakat.
“Kami sudah melakukan pemantauan ke agen maupun distributor LPG. Berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan LPG 3 kilogram selama bulan puasa hingga Lebaran insyaallah aman,” ujar Darwin, Sabtu (7/3/2026).
Tak hanya memastikan stok, pemerintah kecamatan juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pangkalan atau agen yang terbukti melanggar aturan, baik terkait distribusi maupun harga jual kepada masyarakat.
Darwin menegaskan, jika ditemukan pangkalan yang bermain harga atau menyalurkan LPG tidak sesuai ketentuan, maka pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas.
“Kalau kami mendapati ada agen atau pangkalan yang nakal, tentu akan ada konsekuensinya. Salah satunya bisa sampai pencabutan izin jika terbukti melanggar aturan,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah kecamatan juga terus memantau harga jual LPG 3 kilogram agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Darwin pun mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi. Hal ini penting untuk memastikan harga yang dibayar masyarakat tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga meminta warga untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan harga LPG yang dijual di atas HET atau adanya praktik penimbunan.
“Jika masyarakat menemukan harga yang tidak wajar atau ada indikasi penimbunan, silakan segera melapor. Kami akan menindaklanjuti agar distribusi LPG tetap adil dan tepat sasaran,” pungkasnya. (*)













