DIGTALPOS.com, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang produktif dan bernilai positif. Melalui gelaran DPK Award 2025, institusi ini memberikan penghargaan kepada para pegawai yang telah menunjukkan kinerja terbaik serta dedikasi luar biasa dalam memajukan layanan perpustakaan dan pengelolaan arsip di Kota Bontang.
Acara berlangsung meriah di Auditorium Taman 3 Dimensi dan dibuka secara resmi oleh Penjabat Sementara (PJ) Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, didampingi Kepala DPK Bontang, Retno Febriariyanti.
Kepala DPK, Retno Febriariyanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh pegawai yang selama ini berperan penting dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kontribusi nyata yang telah diberikan oleh para pekerja kita. Semoga ini memotivasi mereka untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Retno kepada media, Rabu (19/10/2025).
Dalam ajang tahun ini, terdapat 7 kategori penghargaan, yakni:
- ASN Terbaik – (Ratnawati).
- PPPK Paruh Waktu Terbaik – (Lalu M Ramli).
- Pegawai Terdisiplin – (Eka Wahyuni).
- Pegawai Teramah – (Yusran).
- Pegawai Terloyal – (Ilham).
- Pegawai Terapi – (Trisnawati).
- Pegawai Tertalenta – (Fendi Susilo).

Menurut Retno, tujuh kategori tersebut dirancang untuk memberikan apresiasi yang lebih menyeluruh, tidak hanya berdasarkan kinerja administratif, tetapi juga etika, kepribadian, dan loyalitas pegawai.
Retno menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi pembinaan pegawai yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan inovasi. Ia menyebutkan bahwa dalam organisasi, reward dan punishment adalah hal penting, namun selama tiga tahun terakhir DPK tidak pernah mengeluarkan sanksi bagi pegawai.
“Alhamdulillah, sudah tiga tahun ini kita tidak pernah melakukan punishment kepada staf. Itu terjadi karena budaya kerja positif yang kita bangun bersama. Mereka semangat bekerja sesuai aturan, termasuk dalam memberikan pelayanan terbaik,” terang Retno.

Selain penyerahan penghargaan pegawai, acara juga dirangkaikan dengan pemusnahan arsip milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah melewati masa retensi. Kegiatan ini dilakukan sesuai regulasi yang berlaku, sekaligus memastikan pengelolaan arsip tetap efektif, efisien, dan tertib administrasi.
Tak hanya itu, DPK Bontang turut memberikan penghargaan kepada para pemenang sejumlah lomba, mulai dari mewarnai, menggambar, hingga mewarnai. Tujuan dari rangkaian lomba tersebut adalah meningkatkan minat baca, kreativitas, serta kecintaan anak-anak dan remaja Bontang terhadap dunia literasi.

PJ Sekda Bontang, Akhmad Suharto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai DPK Award menjadi pemantik semangat bagi seluruh pegawai DPK untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini sangat baik untuk menjadi cambuk semangat staf DPK. Begitu pula dengan penghargaan lomba literasi yang terus dilakukan secara konsisten. DPK sangat berperan dalam upaya peningkatan literasi di Kota Bontang,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya DPK Award 2025, DPK Bontang berharap semangat kerja seluruh pegawai semakin meningkat dan budaya kerja positif semakin mengakar. Pada saat yang sama, berbagai program literasi yang dijalankan diharapkan mampu mendorong tumbuhnya generasi yang cerdas, kreatif, dan berbudaya. (*)













