BMKG Peringatkan Cuaca Panas Ekstrem di Sulsel, Suhu Diprediksi Tembus 45 Derajat Celsius

BMKG Peringatkan Cuaca Panas Ekstrem di Sulsel, Suhu Diprediksi Tembus 45 Derajat Celsius
Ilustrasi.

DIGTALPOS.com – Masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi suhu udara di sejumlah kabupaten/kota dapat mencapai 35 hingga 45 derajat Celsius selama periode 24–26 September 2026.

Dalam peringatan dini yang dikeluarkan BMKG, sejumlah wilayah bahkan telah masuk kategori Siaga karena akumulasi panas hariannya diperkirakan mencapai 40–45 derajat Celsius. Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat wilayah yang masuk kategori Awas, yakni dengan suhu di atas 45 derajat Celsius.

Forecaster BMKG Wilayah IV Makassar, Bagus Primohadi, menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan tingginya akumulasi panas harian yang terjadi di sejumlah daerah.

Menurutnya, status peringatan dini tidak serta-merta berarti seluruh wilayah dalam satu kabupaten atau kota mengalami suhu ekstrem secara merata. Peringatan didasarkan pada nilai akumulasi harian tertinggi yang terpantau atau diprakirakan di wilayah tersebut.

“Peringatan dini ini menunjukkan nilai akumulasi harian paling tinggi dalam satu kabupaten/kota. Ini bukan berarti seluruh wilayah kabupaten/kota mengalami kondisi tersebut,” ujar Bagus, Kamis (24/9).

Peringatan Panas Terbagi Tiga Level.

BMKG menetapkan tiga tingkatan peringatan untuk kondisi panas. Kategori Waspada ditandai suhu 35–40 derajat Celsius, Siaga pada kisaran 40–45 derajat Celsius, sedangkan Awas berlaku apabila suhu mencapai lebih dari 45 derajat Celsius.

Pada Kamis (24/9), sebagian besar wilayah Sulsel berada pada kategori Waspada. Daerah yang masuk dalam kategori ini antara lain Palopo, Luwu, Sidrap, Parepare, Pinrang, Barru, Soppeng, Bone, Bulukumba, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar.

Sementara itu, Luwu Timur dan Luwu Utara berada dalam kategori Siaga dengan potensi suhu mencapai 40–45 derajat Celsius.

Kondisi panas diperkirakan masih berlanjut pada Jumat (25/9). Bahkan, cakupan wilayah yang masuk kategori Siaga diprediksi bertambah. Selain Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, status Siaga juga mencakup Soppeng, Wajo, Sidrap, serta Pinrang.

Adapun wilayah yang berada dalam kategori Waspada meliputi Palopo, Enrekang, Parepare, Barru, Bone, Sinjai, Bulukumba, Maros, Makassar, Pangkep, Gowa, Takalar, Jeneponto, dan sejumlah wilayah lainnya.

BMKG memprediksi kondisi panas masih terjadi hingga Sabtu (26/9). Wilayah Siaga tetap berpotensi mencakup sejumlah daerah di Luwu Raya, Sidrap, Pinrang, Soppeng, dan Wajo.

Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Bawah Terik Matahari.

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan risiko kesehatan akibat paparan suhu tinggi. Warga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.

Aktivitas di luar ruangan, khususnya pada periode siang ketika paparan panas berada pada tingkat tinggi, juga sebaiknya dibatasi. Jika aktivitas di luar ruangan tidak dapat dihindari, masyarakat disarankan menggunakan pelindung seperti pakaian yang nyaman, penutup kepala, dan perlindungan dari paparan langsung sinar matahari.

Masyarakat juga perlu mengenali gejala gangguan kesehatan akibat panas, mulai dari dehidrasi dan kelelahan akibat panas (heat exhaustion) hingga kondisi yang lebih serius seperti heat stroke.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG,” kata Bagus.

BMKG mengingatkan kondisi cuaca dapat berubah sehingga masyarakat diimbau terus memantau informasi dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, terutama sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. (*)