DIGTALPOS.com, Kutim – Banjir yang terjadi di Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, beberapa hari jelang Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, menelan korban jiwa anak berusia sekitar 4 tahun.
R (4) ditemukan meninggal tak jauh dari rumahnya, di Jalan Rudina, Desa Sangatta Utara, Kutim, Jumat (29/4/2022).
Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, R diketahui bermain air banjir bersama kakak dan temannya.
“Korban ditemukan tersangkut di kolong rumah warga sekira pukul 16.30 Wita,” kata tetangga korban, Orchi (27), dilansir Jejakkhatulistiwa.co.id.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Orchi, sesaat setela mengetahui R tenggelam, kakak korban lantas berlari ke rumah untuk meminta pertolongan orang tuanya. Kedua orang tuanya pun langsung berlari menuju lokasi tenggelamnya R.
“Bapaknya yang mengangkat dan membawa pulang korban,” terangnya.
Kendati korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nahas nyawa anak ketiga dari pasangan Kule Udeau dan Ester tidak tertolong.
Orchi tak meyangka, R yang diketahui merupakan seorang anak yang periang itu, harus berpulang dengan cara mengenaskan. Padahal, kata dia, saat kondisi banjir terjadi, R tidak pernah bermain jauh, apalagi sampai menyebrang jalan.
“Baru kali ini juga anak ini mainnya sampai nyebrang jalan. Biasanya paling sampai depan gang rumahnya saja,” jelasnya.
Dari keterangan keluarga, korban akan dikebumikan pada hari Minggu, menunggu keluarga dan kerabatnya dari Malinau.













