Prabowo Reshuffle Kabinet, 18 Pejabat Dilantik Termasuk Kapolri Baru

Prabowo Reshuffle Kabinet, 18 Pejabat Dilantik Termasuk Kapolri Baru
Pelantikan sejumlah pejabat oleh Presiden Prabowo Subianto (Tangkapan Layar Youtube Setpres)

DIGTALPOS.com – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan susunan pemerintahan. Sebanyak 18 pejabat negara dilantik di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026), mulai dari jajaran menteri dan wakil menteri hingga pejabat lembaga negara dan pimpinan Polri.

Dalam prosesi tersebut, Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan para pejabat yang baru dilantik. Pergantian sejumlah posisi strategis ini menjadi bagian dari reshuffle kabinet ketujuh sejak pemerintahan Prabowo Subianto berjalan.

Pelantikan tersebut mengacu pada sejumlah Keputusan Presiden (Keppres), di antaranya Keppres Nomor 104P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Selain itu, terdapat Keppres Nomor 105P Tahun 2026 terkait pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan serta Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Pelantikan juga mencakup pimpinan dan anggota Ombudsman Republik Indonesia serta sejumlah posisi wakil kepala badan.

Salah satu perubahan penting terjadi di jajaran kementerian koordinator. Bahlil Lahadalia kini dipercaya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Sementara itu, Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri bergeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Posisi Menteri Luar Negeri kemudian diisi Arrmanatha Nasir.

Perubahan juga terjadi di Kementerian Perindustrian dengan dilantiknya M Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. Dudung Abdurahman juga mendapat amanah baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Pergantian paling menonjol lainnya terjadi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Komjen Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam struktur baru Polri, Komjen Wahyu Hadiningrat dipercaya menjadi Wakapolri. Pergantian tersebut didasarkan pada keputusan presiden mengenai pemberhentian dan pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Selain posisi menteri dan pimpinan Polri, Prabowo juga mengisi sejumlah jabatan strategis lainnya. Listyo Sigit Prabowo dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan, sedangkan Dedi Prasetyo dipercaya menjadi Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Berikut daftar lengkap 18 pejabat yang dilantik Presiden Prabowo Subianto:

  1. Bahlil Lahadalia – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
  2. Sugiono – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  3. Dudung Abdurahman – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
  4. Arrmanatha Nasir – Menteri Luar Negeri.
  5. M Sarmuji – Menteri Perindustrian.
  6. Drajad Hari Wibowo – Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
  7. Nurkholisoh Ibnu Aman – Wakil Menteri Keuangan.
  8. Luky Alfirman – Wakil Menteri Keuangan.
  9. Muhammad Saleh Mustafa – Wakil Menteri Pertanian.
  10. Irwan Meilano – Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
  11. Listyo Sigit Prabowo – Kepala Staf Kepresidenan.
  12. Dedi Prasetyo – Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
  13. Aryanto Wibowo – Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
  14. Fadil Imran – Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
  15. Nuzran Joher – Ketua Ombudsman Republik Indonesia.
  16. Radian Syam – Anggota Ombudsman Republik Indonesia.
  17. Suyudi Ario Seto – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
  18. Wahyu Hadiningrat – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).

Pelantikan tersebut menandai perubahan komposisi sejumlah posisi strategis di pemerintahan dan lembaga negara. Pergantian pejabat juga menjadi bagian dari penataan struktur pemerintahan dalam melanjutkan agenda Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.