DIGITALPOS.com, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim Tahun 2025–2029. Pembentukan Pansus ini ditetapkan dalam Rapat Paripurna ke-17 yang berlangsung di Gedung Utama B DPRD Kaltim, Rabu (11/6/2025).
Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, ditegaskan bahwa penyusunan RPJMD merupakan salah satu tahapan strategis dalam siklus pembangunan daerah. RPJMD menjadi arah dan pedoman utama pembangunan Kaltim dalam lima tahun ke depan, sehingga memerlukan perhatian dan pembahasan yang matang serta melibatkan seluruh unsur legislatif secara aktif.
“RPJMD adalah fondasi utama arah pembangunan daerah ke depan. Maka, penting bagi DPRD melalui kerja kolektif lintas fraksi untuk memastikan bahwa kebijakan yang disusun mampu menjawab tantangan dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki Kalimantan Timur,” tegas Ekti.
Dalam struktur yang telah ditetapkan, Syarifatul Syadiah dari Fraksi Golkar dipercaya untuk memimpin Pansus sebagai Ketua, didampingi oleh Sigit Wibowo dari Fraksi PAN–NasDem sebagai Wakil Ketua. Penunjukan ini mencerminkan komitmen DPRD untuk memberikan ruang kepemimpinan yang berimbang antar fraksi, sekaligus mengedepankan sosok-sosok legislator yang memiliki kapasitas dan pengalaman dalam perencanaan pembangunan.
Adapun susunan lengkap anggota Pansus RPJMD 2025–2029 adalah sebagai berikut:
- Fraksi Golkar: Muhammad Husni Fahruddin, Yusuf Mustafa, dan Sapto Setyo Pramono
- Fraksi Gerindra: Agus Suwandi, Abdul Rakhman Bolong, dan Akhmed Reza Fachlevi
- Fraksi PDIP: Baba dan Didik Agung Eko Wahyono
- Fraksi PKB: Jahidin Fakri dan Damayanti
- Fraksi PAN–Nasdem: Arfan
- Fraksi PKS: Agusriansyah Ridwan
- Fraksi Demokrat: Nurhadi
Dengan terbentuknya Pansus ini, DPRD Kaltim berharap proses pembahasan RPJMD dapat berjalan optimal, transparan, dan partisipatif. Masyarakat pun diimbau ikut mengawal proses ini demi memastikan bahwa arah pembangunan Kaltim benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat dan kelestarian sumber daya daerah. (Adv)













