DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengintensifkan patroli ke berbagai pasar tradisional. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Ketentraman, Ketertiban Umum, serta Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) yang merupakan salah satu tugas pokok Satpol PP sebagai garda terdepan penegakan Perda dan Perkada.
Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen penuh menghadirkan rasa aman di seluruh ruang publik, terutama di pasar yang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, patroli rutin dilaksanakan ke sejumlah titik strategis.
“Kami turun bukan hanya ke Pasar Sangatta Lama dan Pasar Induk Sangatta, tetapi juga ke pasar tumpah di Jalan Inpres. Semua lokasi kami pantau secara berkala,” ujar Fata saat ditemui baru-baru ini.
Menurutnya, kegiatan patroli ini tidak sekadar tindakan penertiban, namun juga sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga ketertiban ketika berada di area publik. Satpol PP ingin memastikan aktivitas perdagangan berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun kenyamanan pengunjung.

“Ini bukan semata-mata tindakan penegakan, tetapi bagian dari edukasi. Harapan kami, masyarakat dapat memahami dan mematuhi aturan serta ikut menjaga ketertiban lingkungan pasar,” jelasnya.
Fata menambahkan, pasar sering kali menjadi ruang yang rawan munculnya potensi pelanggaran, seperti penggunaan badan jalan untuk berjualan, parkir liar, hingga penumpukan sampah. Melalui patroli rutin, pihaknya ingin memastikan kondisi tersebut bisa dicegah sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan tertib.
“Dengan langkah ini, situasi pasar bisa tetap kondusif, tidak ada gangguan ketertiban, dan aktivitas pedagang bisa berlangsung tanpa menghambat mobilitas masyarakat. Secara tidak langsung, ini mengajarkan semua pihak untuk menjaga ketertiban di ruang publik,” tutup Fata.
Langkah preventif dan humanis ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam menciptakan lingkungan pasar yang tertata, aman, dan nyaman bagi semua. (adv)













