DIGTALPOS.com, Samarinda – Pembangunan di Kalimantan Timur (Kaltim) jangan hanya dilihat dari seberapa banyak gedung dibangun atau panjang jalan yang diaspal. Anggota DPRD Kaltim, Akhmad Reza Fachlevi, menilai arah pembangunan harus lebih menyentuh aspek sosial dan keadilan bagi semua warga.
“Masih banyak masyarakat yang belum merasakan akses pendidikan, layanan kesehatan, dan bantuan sosial secara layak,” ujar Reza, Selasa (20/5/2025).
Ia menyoroti kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, dan warga di daerah tertinggal yang kerap luput dari prioritas pembangunan.
Menurut Reza, indikator keberhasilan pembangunan bukan semata proyek fisik. Pemerataan kesejahteraan jauh lebih penting. Karena itu, ia mendorong agar pemerintah menerapkan pendekatan yang lebih inklusif.
“Pembangunan harus menyentuh semua lapisan, termasuk mereka yang tinggal di pelosok dan sulit dijangkau,” tambahnya.
Sebagai wakil rakyat yang konsisten mengawal isu sosial, Reza juga mendorong sinergi kuat antara DPRD dan Pemprov Kaltim. Tujuannya, agar kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara luas.
Apalagi, Kaltim kini punya peran penting sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Momentum itu, kata dia, seharusnya dimanfaatkan untuk memperbaiki arah pembangunan.
“Pembangunan sosial jangan hanya jadi pelengkap. Harus jadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya layanan dasar yang merata, khususnya di wilayah pedalaman yang masih minim akses. Dengan pendekatan yang lebih adil, Reza optimistis Kaltim bisa menjadi provinsi yang bukan hanya maju, tapi juga ramah dan peduli pada semua warganya. (Adv)













