DIGTALPOS.com, Jakarta – Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, ternyata telah mengambil langkah proaktif jauh sebelum dirinya diperkenalkan secara resmi kepada publik. Juru taktik asal Inggris tersebut mengungkapkan bahwa ia sudah melakukan pendekatan personal dan komunikasi awal dengan sejumlah pemain Timnas Indonesia, termasuk sang kapten Jay Idzes, sejak akhir tahun lalu.
John Herdman diketahui telah tiba di Indonesia pada Sabtu, 10 Januari 2026, sebelum akhirnya diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada Selasa (13/1/2026) dalam sebuah acara di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat.
Kendati baru diumumkan ke publik, Herdman menegaskan bahwa proses adaptasi dan pengenalannya dengan para pemain sudah dimulai lebih awal.
Menurut Herdman, komunikasi tersebut dilakukan bertepatan dengan momen Natal dan Tahun Baru, sebagai bentuk pendekatan awal sekaligus upaya membangun hubungan emosional dengan para pemain.
“Ya, saat Natal saya mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada para pemain yang merayakannya bersama keluarga. Saya telah berbicara dengan kelompok inti pemain Timnas Indonesia. Saya juga melakukan percakapan panjang dengan kapten kami dan beberapa pemimpin senior di dalam tim,” ujar Herdman, dilansir sindonews.com.
Pelatih berusia 50 tahun itu menjelaskan bahwa pembicaraan awal tersebut belum menyentuh target besar seperti Piala Dunia 2030. Fokus utama Herdman saat ini adalah mengenal para pemain secara personal, memahami karakter, latar belakang, serta nilai-nilai yang mereka pegang saat membela Merah Putih.
“Belum untuk membahas Piala Dunia. Tujuan utamanya adalah mengenal mereka sebagai pribadi dan memperkenalkan diri saya. Namun, dalam dua minggu ke depan saya akan melakukan konferensi video dengan para pemimpin inti tim,” jelasnya.
Dalam sesi komunikasi lanjutan tersebut, Herdman berencana menggali lebih dalam pengalaman para pemain selama kampanye kualifikasi sebelumnya, sekaligus memahami sudut pandang mereka terkait perjalanan Timnas Indonesia.
“Saya ingin memahami kampanye kualifikasi Piala Dunia yang sudah mereka jalani, mendapatkan perspektif mereka, memahami motivasi mereka—mengapa mereka bermain untuk Indonesia dan apa yang mereka harapkan dari perjalanan ini. Percakapan seperti ini akan berlangsung dalam dua minggu ke depan,” sambungnya.
Tak berhenti di situ, Herdman juga telah menyusun agenda padat dengan rencana terbang ke Eropa untuk menemui langsung para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri. Kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir Januari hingga awal Februari 2026.
“Saya akan mengunjungi mereka secara langsung. Saya ingin melihat lingkungan latihan mereka, mendengarkan cerita mereka secara tatap muka, dan juga mengamati pemain lain yang mungkin siap bergabung dengan Timnas Indonesia,” ungkap Herdman.
Ia menegaskan bahwa fase awal kepemimpinannya akan sangat berfokus pada proses mendengarkan dan memahami pemain, sebelum masuk ke tahap perencanaan teknis dan strategi jangka panjang.
“Ini akan menjadi periode yang sangat sibuk. Namun, pada tahap ini, hal terpenting adalah mendengarkan para pemain dan memahami perspektif mereka,” tutup Herdman.













