DIGTALPOS.com, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Fuad Fakhruddin, menyoroti kurangnya perhatian pemerintah terhadap para relawan kebakaran dan kebencanaan yang selama ini berada di garis depan dalam situasi darurat.
Menurut Fuad, para relawan bukan sekadar pelengkap dalam penanganan bencana, melainkan aktor utama yang bekerja tanpa pamrih menghadapi risiko besar di lapangan.
“Relawan ini kerap menjadi garda terdepan dalam situasi genting. Tapi sayangnya, hak-hak mereka kerap terabaikan,” ujar Fuad, yang juga memiliki pengalaman sebagai mantan relawan, Rabu (14/5/2025).
Di Samarinda, tercatat ada 78 kelompok relawan aktif yang tersebar di 10 kecamatan. Keberadaan mereka sangat vital, terutama dalam menangani kebakaran di kawasan padat penduduk yang sering sulit dijangkau armada pemadam kebakaran resmi.
Fuad menilai sudah waktunya para relawan diberikan penghargaan yang layak, baik secara moral maupun material. Ia menyarankan agar pemerintah memberikan insentif, pelatihan rutin, perlindungan hukum, serta asuransi kecelakaan kerja sebagai bentuk apresiasi nyata atas dedikasi mereka.
“Mereka layak mendapatkan perhatian lebih, bukan hanya ucapan terima kasih setiap selesai bertugas,” tegas politisi Partai Gerindra itu.
Fuad juga berkomitmen mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan relawan. Ia berencana mengusulkan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Kaltim agar dukungan terhadap para relawan dimasukkan dalam prioritas anggaran, khususnya dalam program penanggulangan bencana daerah. (Adv)













