DIGTALPOS.com, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Alpansyah, menyampaikan dukungannya terhadap program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah pusat. Program ini ditargetkan hadir di setiap desa dan kelurahan dengan dana awal Rp3 miliar per koperasi.
Meski mendukung, Alpansyah mengingatkan pentingnya pendampingan dari awal agar penyaluran dana berjalan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Kita sangat mendukung program ini. Tapi sebelum anggaran diturunkan, dinas terkait, terutama Dinas Koperasi, harus melakukan pembinaan. Jangan sampai nasibnya seperti dana desa yang dulu banyak bermasalah,” ucap Alpansyah, Jumat (23/5/2025).
Menurutnya, dana besar yang digelontorkan harus diiringi dengan pengawasan dan bimbingan yang ketat. Pihaknya menilai program semacam ini sangat rawan disalahgunakan, apalagi jika masyarakat tidak benar-benar paham teknis pengelolaannya.
“Apakah karena tidak paham atau pura-pura tidak paham, itu yang kita tidak mau. Makanya pendampingan mutlak diperlukan,” tegasnya.
Alpansyah juga menyarankan agar pendampingan tidak hanya dilakukan oleh dinas, tetapi melibatkan pihak independen, seperti konsultan yang bisa memberikan arahan teknis dan manajerial bagi koperasi.
“Harapan saya, harus ada tim gabungan. Dari dinas iya, dari pihak independen juga harus ada. Konsultan bisa dilibatkan agar semuanya terarah,” jelasnya.
Dia berharap dana koperasi tidak sekadar digelontorkan, tetapi diarahkan pada sektor produktif yang langsung menyentuh ekonomi rakyat, seperti pengembangan UMKM di tingkat desa.
“Jangan sampai anggaran besar tapi tidak terarah. Fokus saja ke sektor yang jelas dampaknya bagi masyarakat,” tukasnya. (Adv)













