DIGTALPOS.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus berinovasi dalam memperkuat sistem kesehatan berbasis digital. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan, pemerintah melalui Dinas Kesejahteraan Bontang akan menyerahkan 79 unit laptop kepada Posyandu aktif di seluruh kelurahan sebagai langkah awal menuju modernisasi layanan kesehatan masyarakat.
Hal itu ia sampaikan dalam momen Gerakan Posyandu Aktif memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di BPU Kelurahan Kanaan, Kamis (13/11/2025).
Kata dia, program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bontang melalui Bontang Sehat untuk mendukung pelaporan dan pemantauan data kesehatan secara digital. “Transformasi digital di sektor kesehatan adalah keniscayaan. Kami ingin kader Posyandu siap menghadapi era baru dengan sistem pelaporan berbasis data yang cepat dan akurat,” ucapnya.
Menurutnya, kehadiran perangkat digital akan mempermudah kader dalam pencatatan data ibu hamil, bayi, balita, dan lansia secara terintegrasi. Hal ini diharapkan mempercepat pengambilan kebijakan kesehatan di tingkat pemerintah daerah.
Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan penghargaan berupa peningkatan insentif bagi kader Posyandu dari Rp300 ribu menjadi Rp1 juta per bulan. Langkah ini sekaligus memperkuat motivasi mereka untuk terus berinovasi di tingkat lapangan.
Neni menyebut, digitalisasi Posyandu adalah langkah penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang efisien dan responsif.
“Kader Posyandu kini tidak hanya menjadi pelayan masyarakat, tetapi juga bagian dari sistem informasi kesehatan daerah yang modern,” ujarnya.
Dengan langkah konkret tersebut, Bontang menempatkan dirinya sebagai salah satu kota yang serius mengembangkan sistem kesehatan digital di tingkat komunitas, sekaligus meneguhkan komitmen menuju kota cerdas dan sehat. (Adv)













