DIGTALPOS.com – Persaingan panas di papan atas Super League Indonesia semakin memanas memasuki pekan ke-26. Tiga tim papan atas, yakni Persib Bandung, Borneo FC Samarinda, dan Persija Jakarta, akan menghadapi laga tandang krusial yang berpotensi menentukan arah perebutan gelar juara musim ini.
Rangkaian pertandingan seru akan tersaji pada Minggu (5/4/2026), diawali duel Bhayangkara FC kontra Persija Jakarta. Laga ini kemudian disusul pertandingan Madura United melawan Borneo FC Samarinda, serta partai yang tak kalah menarik antara Semen Padang FC menghadapi Persib Bandung.
Sebagai juara bertahan sekaligus pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung datang dengan kepercayaan diri tinggi. Di bawah arahan pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, skuad Maung Bandung menunjukkan konsistensi impresif sepanjang musim. Bahkan, mereka kini berada di jalur yang berpotensi mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang mampu meraih hattrick gelar Liga Indonesia.
Meski berada di posisi unggul, Hodak menegaskan bahwa timnya tidak ingin terlena dengan situasi klasemen maupun bergantung pada hasil tim pesaing. Ia menanamkan mentalitas “final” di setiap laga sisa musim ini.
“Kami fokus pada sembilan laga tersisa dan kami menganggap itu sebagai final. Kami hanya ingin bergantung pada diri sendiri untuk memenangkan segalanya, bukan bergantung pada tim lain,” tegas Hodak.
Keuntungan lain yang dimiliki Persib jelang laga ini adalah waktu persiapan yang lebih panjang usai jeda internasional. Kondisi tersebut dimanfaatkan tim pelatih untuk memulihkan kebugaran pemain sekaligus mematangkan strategi, termasuk menyiapkan pengganti bagi pemain yang absen akibat akumulasi kartu seperti Patricio Matricardi dan Frans Putros.
“Kami mendapatkan waktu istirahat yang bagus. Sejak awal musim kami tidak punya banyak waktu, jadi ini sangat membantu pemain untuk pemulihan,” jelasnya.
Namun demikian, Persib dipastikan tidak akan menghadapi laga mudah. Tuan rumah Semen Padang yang kini berada di papan bawah klasemen justru memiliki motivasi berlipat untuk keluar dari ancaman degradasi. Di bawah kepemimpinan pelatih Imran Nahumarury, tim berjuluk Kabau Sirah mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, termasuk kemenangan penting pada laga sebelumnya.
Hodak pun mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada terhadap potensi kejutan dari lawan.
“Kami memprediksi laga sulit. Semen Padang sedang berjuang untuk bertahan di liga, dan itu membuat mereka sangat berbahaya. Ini akan menjadi pertandingan berat, tapi kami akan berusaha melakukan segalanya agar bisa pulang dengan hasil positif,” pungkasnya.
Dengan situasi klasemen yang semakin ketat, setiap poin menjadi sangat berharga. Laga pekan ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang menjaga momentum dan mental juara dalam perburuan trofi hingga akhir musim. (*)













