DIGTALPOS.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan memperkuat infrastruktur strategis. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), pembangunan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Anggana dan Muara Badak kembali dilanjutkan pada tahun 2025, dengan target pembangunan sepanjang 5 kilometer.
Langkah ini merupakan bagian dari program prioritas Pemkab Kukar dalam memperkuat jaringan transportasi darat, terutama di wilayah-wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi.
Kepala Bidang Bina Marga DPU Kukar, Linda Juniarti, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi upaya nyata dalam membuka akses, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jalan ini sudah lama menjadi perhatian kami karena fungsinya sangat strategis sebagai jalur penghubung antarkecamatan. Tahun ini kami kembali melanjutkan pembangunan sekitar 5 kilometer, setelah sebelumnya dilakukan bertahap,” ucap Linda, Rabu (21/5/2025).

Jalan poros Anggana-Muara Badak sendiri memiliki total panjang sekitar 26 kilometer. Jalur ini menjadi akses vital bagi distribusi hasil pertanian, perikanan, serta mendukung kegiatan logistik industri migas yang berkembang pesat di kawasan tersebut.
“Pembangunan jalan ini sangat krusial, bukan hanya dari sisi mobilitas warga, tetapi juga sebagai penopang utama geliat ekonomi lokal dan industri. Akses yang baik akan mempercepat pergerakan barang dan jasa, serta mendorong investasi masuk,” jelasnya.
Proyek ini juga masuk dalam agenda besar peningkatan infrastruktur konektivitas yang digagas Pemkab Kukar untuk menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan. Linda menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan secara bertahap, mempertimbangkan ketersediaan anggaran serta kondisi lapangan.
Tak hanya fokus pada pengaspalan jalan, DPU Kukar juga memperhatikan aspek teknis seperti penguatan badan jalan dan sistem drainase agar infrastruktur tahan terhadap cuaca ekstrem.
“Kami ingin memastikan kualitas jalan memenuhi standar yang baik dan bisa bertahan dalam jangka panjang. Target jangka menengah kami adalah menyelesaikan keseluruhan jalan poros ini agar manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Linda.
Dengan pembangunan yang berkelanjutan dan terencana ini, diharapkan wilayah Kukar, khususnya Anggana dan Muara Badak, semakin terkoneksi dengan baik dan siap menjadi kawasan penyangga pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. (Adv)













