DIGTALPOS.com, Samarinda – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) resmi memfinalisasi Rencana Aksi Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2025–2029 dalam sebuah pertemuan strategis yang digelar di Hotel Aston Samarinda, Jumat (28/11/2025).
Penyusunan dokumen ini menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh layanan dasar masyarakat dapat terlaksana secara optimal dan terukur di masa mendatang.
Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, menyampaikan bahwa finalisasi Renaksi SPM merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang merata, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut bekerja lebih terarah dan fokus, dengan target capaian 100 persen layanan dasar di tiap urusan yang menjadi kewenangan daerah.
“Dengan sinergi kita semua, Mahulu pasti mampu menghadirkan layanan dasar yang berkualitas dan merata. Inilah fondasi bagi Mahakam Ulu untuk terus melaju dalam pembangunan,” ujar Angela dalam sambutannya.
Angela juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor guna memastikan setiap program berjalan efektif dan saling mendukung. Selain itu, penguatan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, serta memastikan seluruh tahapan pelaksanaan SPM sesuai ketentuan yang berlaku.
Tak hanya itu, kesiapan data dukung dari setiap OPD menjadi poin penting yang ditekankan Bupati Angela. Data yang valid dan akurat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, penetapan kebijakan, serta evaluasi pelaksanaan SPM, terutama dalam mengejar target capaian triwulan IV yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Tenaga Pendamping Profesional Pembangunan Daerah (TP3D), para kepala OPD, camat, dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan tingginya komitmen Mahulu dalam memperkuat implementasi SPM sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah.
Dengan finalisasi ini, Pemkab Mahulu berharap Renaksi SPM dapat menjadi dokumen rujukan utama bagi seluruh perangkat daerah dalam memetakan kebutuhan, menentukan strategi, sekaligus memastikan layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, air minum, sanitasi, perumahan, dan layanan sosial dapat dinikmati masyarakat secara menyeluruh dalam lima tahun ke depan.
Langkah ini sekaligus menegaskan ambisi Mahulu untuk terus melakukan percepatan pembangunan, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi warganya, sejalan dengan visi daerah untuk maju, inklusif, dan berdaya saing. (Adv)













