DIGTALPOS.com, Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Damayanti, mengimbau generasi muda untuk tidak terlena oleh kemajuan teknologi yang justru dapat melemahkan semangat belajar dan menurunkan produktivitas.
Ia menyampaikan keprihatinannya atas menurunnya semangat belajar di kalangan anak muda, yang menurutnya banyak disebabkan oleh penggunaan teknologi secara tidak bijak.
“Teknologi seharusnya menjadi alat bantu untuk mendorong kemajuan, bukan menjadikan generasi muda pasif dan malas,” ujarnya, Sabtu (17/5/2025).
Dalam pesannya, Damayanti menekankan pentingnya motivasi dan kesadaran akan tanggung jawab generasi muda sebagai penerus bangsa.
“Sepuluh tahun mendatang, kalianlah yang akan mengambil alih peran kami. Tapi itu membutuhkan tekad dan usaha. Jangan hanya jadi penonton media sosial sambil rebahan di kamar,” tegasnya.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang kini dihadapi generasi muda, tidak hanya di bidang ekonomi dan sosial, tetapi juga dalam menghadapi derasnya arus informasi serta pengaruh budaya asing yang masuk melalui media digital.
Menurutnya, penting bagi anak muda untuk memiliki kemampuan menyaring informasi, memperluas wawasan, serta menumbuhkan minat baca sebagai benteng dari pengaruh negatif budaya luar.
“Teknologi punya dua sisi: baik dan buruk. Gunakan sisi baiknya, dan hindari yang buruk. Jangan jadi budak teknologi hanya karena mengikuti tren yang tidak mendidik. Perbanyak membaca dan terus kembangkan diri,” pesannya.
Lebih lanjut, Damayanti menyatakan bahwa masa depan Indonesia lima tahun ke depan sangat bergantung pada kualitas generasi muda saat ini. Karena itu, ia mendorong para pelajar dan mahasiswa untuk membangun karakter, menumbuhkan semangat belajar, dan memiliki tekad kuat untuk menjadi pemimpin masa depan.
“Jangan hanya jadi generasi yang mengikuti arus. Jadilah generasi pemimpin. Semuanya harus dimulai dari niat dan usaha yang serius, mulai dari sekarang,” pungkasnya. (Adv)













