DIGTALPOS.com, Bontang – Memasuki libur bersama pasca lebaran, pengunjung di tempat wisata terus memuncak. Salah satu yang memiliki potensi kunjungan tertinggi adalah Pulau Beras Basah.
Sebab itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Usman, mengimbau masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar untuk tetap waspada.
Diberitakan sebelumnya, telah terjadi kecelakaan di Perairan Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Kamis (11/4/2024) lalu. Seorang pria berusia 42 tahun meninggal dunia. Dirinya melompat ke laut, setelah menyelamatkan anaknya berusia tiga tahun, yang terjatuh dari kapal menuju Beras Basah.
Usman menekankan kepada pengusaha kapal pariwisata untuk melengkapi alat keselamatan seperti pelampung di kapal masing-masing. Agar kecelakaan yang sama tidak terulang, ia juga meminta penyedia kapal untuk mengingatkan penumpangnya agar memakai pelampung selama berada di kapal penyebrangan.
“Sebelum kapal berangkat, jangan lupa penumpangnya diingatkan untuk memakai pelampung yang telah disediakan,” ujarnya, Jum’at (12/4/2024).
Menurutnya, jika para pengusaha memperhatikan ketersediaan alat keselamatan, maka kejadian seperti itu tidak terjadi. Karena, korban yang meninggal asal Samarinda tersebut, tidak menggunakan pelampung saat terjun untuk menyelamatkan anaknya yang terjatuh.
“Jika seperti ini kejadiannya, maka nakhodanya yang harus bertanggung jawab,” lanjutnya.
Usman menegaskan, setiap pemilik kapal penumpang yang digunakan untuk penyebrangan menuju Pulau Beras Basah, diwajibkan menyediakan alat keselamatan. “Jika hal ini tidak dipatuhi dan dikemudian hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka dia harus menerima konsekuensinya, sebutnya. (ADV)













