DIGTALPOS.com, Mahakam Ulu – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menegaskan komitmennya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) 2025–2029. Dokumen ini menjadi arah strategis yang menghubungkan kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan kemiskinan di wilayah perbatasan dan kampung-kampung terpencil.
Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, menjelaskan bahwa kondisi geografis Mahulu berbatasan langsung dengan Malaysia, didominasi daerah hulu sungai, serta minim akses transportasi membutuhkan pendekatan penanggulangan kemiskinan yang menyeluruh dan tidak sekadar administratif.
“RPKD bukan hanya pedoman teknis. Ini adalah landasan kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, DPRD, pelaku usaha, hingga masyarakat kampung,” ucap Bupati Angela, belum lama ini.
RPKD 2025–2029 memprioritaskan peningkatan layanan dasar, aksesibilitas wilayah, serta pemberdayaan ekonomi lokal sebagai strategi utama. Pemerintah menilai mahalnya biaya logistik, keterisolasian kampung, dan minimnya sarana transportasi sebagai faktor yang memperberat kemiskinan.
Beberapa strategi yang diperkuat dalam RPKD mencakup pengembangan UMKM berbasis potensi kampung, pembangunan konektivitas darat dan sungai, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, perluasan perlindungan sosial untuk kelompok rentan, serta penyempurnaan data kemiskinan terpadu.
Angela menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah kampung dan masyarakat adat sangat penting agar kebijakan tidak berhenti sebagai dokumen.
“Kita ingin memastikan kebijakan RPKD benar-benar hidup di lapangan. Perubahan hanya terjadi jika kolaborasi berjalan kuat,” ujarnya.
Dengan hadirnya RPKD sebagai peta jalan resmi daerah, Pemkab Mahulu optimistis program pengentasan kemiskinan lima tahun mendatang dapat berjalan lebih terukur dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh masyarakat. (Adv)













