DIGTALPOS.com, Samarinda – Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dalam menyiapkan generasi aparatur yang lebih berkualitas, berintegritas, dan siap beradaptasi dengan tantangan birokrasi modern. Acara yang berlangsung di Aula BPSDM Provinsi Kalimantan Timur ini dihadiri jajaran BPSDM Kaltim, BKPSDM Mahulu, para widyaiswara, serta seluruh peserta Latsar.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, dalam sambutannya menyoroti pentingnya pembentukan mental, disiplin, dan karakter sebagai fondasi utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) muda. Ia menegaskan bahwa proses menjadi ASN bukan hanya perkara lulus seleksi, tetapi perjalanan panjang yang menguji ketahanan, komitmen, dan kemampuan beradaptasi.
“Menjadi ASN bukan sekadar mendapatkan status kepegawaian. Ada tanggung jawab besar yang melekat di dalamnya. ASN harus menjadi aparatur yang tangguh, loyal, visioner, dan mampu menjadi agen perubahan pada unit kerja masing-masing,” ujar Angela.
Bupati juga memberi apresiasi atas daya juang seluruh CPNS yang telah melewati berbagai dinamika selama pelatihan. Mulai dari tantangan administratif, penyesuaian sistem digital, hingga kendala e-materai yang sempat menyulitkan sebagian peserta. Menurutnya, hambatan tersebut justru menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter ASN yang ulet dan tidak mudah menyerah.
Lebih lanjut, Angela menekankan pentingnya meninggalkan sifat manja dan pola pikir yang hanya menunggu perintah. Ia mengajak para ASN muda membangun mentalitas kerja yang proaktif, profesional, dan memiliki visi jangka panjang dalam memberikan pelayanan publik.
“ASN harus berubah, harus berkembang. Jangan hanya terpaku pada rutinitas. Tunjukkan kemampuan Anda dan hadir sebagai generasi baru yang mampu membawa perubahan di Mahulu,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Angela juga mengingatkan pentingnya internalisasi nilai-nilai BerAKHLAK Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif sebagai pedoman kerja sehari-hari. Nilai-nilai ini dianggap sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Mahakam Ulu.
Acara penutupan ditandai dengan penyematan tanda kelulusan dan pemberian apresiasi kepada BKPSDM Mahulu serta para widyaiswara yang telah berperan besar dalam mendampingi peserta hingga menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan.
Penutupan Latsar 2025 ini menjadi titik awal bagi para ASN muda Mahulu untuk melangkah ke dunia kerja yang sesungguhnya. Dengan bekal ilmu, disiplin, dan karakter yang telah ditempa, mereka diharapkan mampu memberikan energi baru dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan berkualitas. (Adv)













