DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Upaya peningkatan kualitas pendidikan agama terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Salah satunya melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Pembelajaran Al-Qur’an Metode UMMI yang resmi dibuka pada Senin (17/11/2025) di Hotel Victoria, Sangatta.
Program yang akan berlangsung selama sepekan tersebut diikuti sebanyak 189 guru, terdiri dari 140 guru baru serta 49 guru angkatan pertama yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dasar. Kehadiran ratusan tenaga pendidik ini menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus komitmen sekolah-sekolah di Kutim dalam meningkatkan mutu baca tulis Al-Qur’an siswa.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam menyelaraskan proses pembelajaran agama, khususnya Al-Qur’an, dengan metode yang terstruktur dan terbukti efektif.
Menurut Mulyono, Metode UMMI tidak hanya fokus pada kemampuan membaca semata, tetapi juga memberikan penekanan pada pemahaman makhraj huruf, ketepatan tajwid, kelancaran tartil, hingga penguatan tahsin. Dengan demikian, guru memiliki standar yang sama dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada peserta didik.

“Program ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi peningkatan mutu baca tulis Al-Qur’an di sekolah-sekolah negeri di Kutim. Dengan standar yang sama, kualitas pembelajaran akan lebih terarah dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh siswa,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Disdikbud Kutim menargetkan peningkatan jumlah peserta pada tahun mendatang. Harapannya, seluruh sekolah, khususnya yang memiliki siswa beragama Islam, dapat menerapkan metode UMMI secara menyeluruh.
Lebih jauh, Mulyono menekankan pentingnya pembelajaran Al-Qur’an sejak dini. Ia ingin agar seluruh anak di Kutai Timur, baik di tingkat SD maupun SMP, memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar begitu lulus.
“Harapannya, anak-anak ini punya pondasi yang kuat dalam membaca Al-Qur’an yang akan berguna sepanjang hidupnya nanti,” tuturnya menutup kegiatan pembukaan.
Program Bimtek dan Sertifikasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan para guru, tetapi juga membawa dampak jangka panjang bagi penguatan karakter generasi muda Kutai Timur melalui literasi Al-Qur’an. (adv)













