DIGTALPOS.com, Kutai Kartanegara — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tengah membangun turap sepanjang 500 meter di Sungai Tenggarong. Proyek ini tak hanya bertujuan menahan abrasi tebing sungai, tetapi juga akan dilengkapi pedestrian dan taman rekreasi sebagai ruang publik baru bagi warga.
Kepala Bidang SDA DPU Kukar, Awang Agus Sahbani, mengatakan pembangunan turap sudah dimulai dan ditarget rampung pada November 2025 sesuai batas akhir kontrak.
“Pekerjaan sudah mulai jalan. Bahkan dua minggu lalu kita sudah lakukan pemancangan. Harapannya ini bisa jadi ruang publik baru untuk masyarakat,” ujarnya, Jumat (11/7/2025).

Kata dia, turap ini dibangun mulai dari Jembatan Bongkok hingga ke Simpang Maduningrat, dengan pengerjaan difokuskan pada lahan yang telah bebas dari bangunan.
Namun, Awang mengakui masih terdapat kendala berupa bangunan liar di pinggir sungai, khususnya menuju kawasan Mangkuraja. Proses relokasi warga dan bangunan akan ditangani oleh Dinas Perkim.
“Kami hanya mengerjakan pada lahan yang sudah bebas. Untuk relokasi bangunan di pinggir sungai itu menjadi ranahnya Perkim,” jelasnya.
Selain memperkuat sisi sungai agar tidak tergerus arus, konsep pembangunan turap ini akan mengadopsi model Tepian Mahakam di Samarinda. Area pedestrian dan taman dirancang agar menjadi tempat bersantai yang nyaman sekaligus mempercantik estetika kota.
“Kita ingin masyarakat bisa menikmati tepian Sungai Tenggarong dengan aman dan nyaman. Jadi tidak hanya pengendali air, tapi juga memperindah kota,” pungkas Awang.(Adv)













