DIGTALPOS.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kaltim bersama pihak swasta tengah mengerjakan proyek besar di sektor layanan dasar; Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Void Indominco. Proyek ini memanfaatkan kolam bekas tambang sebagai sumber air bersih dan ditargetkan rampung pada Agustus 2025.
Berlokasi di Desa Suka Damai, Kabupaten Kutai Kartanegara, SPAM ini merupakan hasil sinergi antara Pemprov Kaltim melalui Dinas PUPR-PERA dan PT Indominco Mandiri. Kehadirannya menjadi harapan besar bagi masyarakat Kota Bontang yang selama ini kerap menghadapi kelangkaan air bersih, terutama di musim kemarau.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, menyebut proyek ini sebagai bentuk konkret komitmen pemerintah dalam menjawab keresahan warga. Ia memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan ditargetkan dapat difungsikan pada tahun ini.
“Pemprov Kaltim sudah membangun SPAM regional Void Indominco. Proyek ini hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, dan insyaallah pada Agustus nanti sudah bisa beroperasi,” ujar Agus, Rabu (25/6/2025).
SPAM Void Indominco dirancang memiliki kapasitas produksi sebesar 249 liter per detik. Air bersih ini diambil dari air kolam bekas tambang (void), yang kemudian diolah melalui sistem canggih agar memenuhi standar konsumsi.
“Airnya berasal dari void tambang yang diolah dengan sistem modern, jadi kualitasnya harus sesuai dengan standar air minum. Ini bukan sembarang air,” tegasnya.
Proyek ini menelan anggaran fantastis, yakni senilai Rp84 miliar. Rinciannya, Rp24,27 miliar dialokasikan untuk pembangunan jaringan pipa sepanjang 26 kilometer yang akan disambungkan ke Kota Bontang, sementara Rp59,93 miliar digunakan untuk pembangunan unit pengolahan air.
Dalam pelaksanaannya, Pemprov melalui Dinas PUPR-PERA Kaltim bertanggung jawab atas konstruksi dan instalasi pengolahan, sedangkan PT Indominco Mandiri menangani pembangunan jaringan pipanya.
“Ini bukan proyek main-main. Menyerap anggaran besar, dan kita pastikan air yang nanti disalurkan benar-benar layak konsumsi,” tambah Agus.
Ia berharap masyarakat Kota Bontang bersabar hingga proyek ini selesai dan bisa digunakan secara optimal.
“Kami minta warga Bontang bersabar sedikit lagi. Mudah-mudahan Agustus nanti proyeknya tuntas dan masyarakat bisa menikmati air bersih yang layak,” pungkasnya. (Adv)













