DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi agenda prioritas utama pada tahun 2026. Fokus tersebut menjadi perhatian khusus Bupati dan Wakil Bupati Kutim, mengingat kondisi geografis wilayah yang luas serta medan yang beragam masih memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Rizali Hadi, menegaskan bahwa kebutuhan infrastruktur selalu menjadi isu yang paling banyak disuarakan masyarakat dalam setiap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa. Mulai dari akses jalan, jembatan, hingga fasilitas dasar lainnya, seluruhnya menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian lokal.
“Kutim ini wilayahnya sangat luas, medannya beragam, dan itu menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, tahun depan kita tetap fokus pada infrastruktur,” tegas Rizali belum lama ini.
Ia menjelaskan, Pemkab Kutim memiliki komitmen kuat untuk melanjutkan pembangunan secara merata di seluruh 18 kecamatan yang tersebar dari pesisir hingga pedalaman. Upaya tersebut tidak hanya bertumpu pada pembangunan baru, tetapi juga peningkatan dan pemeliharaan sarana yang sudah ada agar layanan publik semakin optimal.

Dalam pembahasan anggaran bersama DPRD Kutim, pemerintah daerah dan para legislator telah menyepakati untuk kembali mengaktifkan skema multiyears pada 2026. Skema ini memungkinkan pembangunan berjalan lebih terencana dan berkesinambungan, terutama untuk proyek-proyek berjangka panjang yang memerlukan pembiayaan besar.
“Dalam rapat paripurna sudah disepakati bahwa tahun depan Kutim kembali melaksanakan multiyears. Jadi memang program peningkatan infrastruktur masih menjadi perhatian khusus pemerintah,” pungkas Rizali.
Dengan konsistensi pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur, diharapkan kualitas hidup masyarakat Kutim terus meningkat dan pergerakan ekonomi di seluruh wilayah dapat semakin tumbuh. (adv)













