DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Pembangunan Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta (GT JPS) resmi dimulai. Momen bersejarah ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman pada Kamis (13/11/2025).
Acara tersebut juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus gereja, serta warga jemaat yang antusias menyaksikan proses awal pembangunan rumah ibadah yang telah lama dinantikan.
Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa kehadiran GT JPS tidak hanya menghadirkan tempat beribadah baru bagi umat Kristiani, tetapi juga mencerminkan kuatnya jalinan sosial yang selama ini melekat dalam kehidupan masyarakat Kutim. Menurutnya, keberagaman bukan sekadar kondisi demografis, melainkan potensi besar yang harus terus dirawat.
“Kita kaya dengan heterogenitas; ada banyak suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Inilah modal besar kita dalam membangun daerah,” ujar Ardiansyah.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang bagi semua umat beragama untuk menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Bupati juga menilai pembangunan GT JPS akan menjadi simbol persatuan sekaligus memperkuat nilai toleransi yang selama ini sudah berjalan baik di Kutim.
Lebih jauh, Ardiansyah mengajak seluruh masyarakat Kutai Timur untuk terus menjaga persaudaraan dan bersama-sama berkontribusi pada pembangunan daerah, tanpa memandang perbedaan maupun latar belakang.
“Pembangunan daerah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Kutim yang makin maju dan sejahtera,” tegasnya.
Ia berharap, pembangunan gereja ini menjadi penanda keharmonisan yang semakin kokoh serta mampu memperkuat fondasi spiritual masyarakat. “Mudah-mudahan dengan dibangunnya gereja ini, semakin meneguhkan semangat kebersamaan dan memperkuat fondasi dalam beribadah,” tutupnya.
Pembangunan GT Jemaat Prima Sangatta ini diharapkan rampung sesuai rencana dan menjadi pusat kegiatan keagamaan serta sosial bagi jemaat dan masyarakat sekitar. (adv)













