DIGTALPOS.com, Kutai timur – Gelombang efisiensi anggaran yang melanda hampir seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kutai Timur (Kutim), tak menyurutkan langkah pemerintah daerah dalam merealisasikan agenda pembangunan. Penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 dipastikan tidak menjadi penghalang bagi Pemkab Kutim untuk terus melanjutkan berbagai program strategis yang telah direncanakan.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Rizali Hadi, baru-baru ini. Menurutnya, meski terjadi penyesuaian anggaran, roda pembangunan tetap harus bergerak demi menjaga momentum kemajuan daerah.
“Sesuai arahan Bapak Bupati, 50 program unggulan tetap menjadi prioritas dan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pada tahun 2028 mendatang,” ungkap Rizali.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah melakukan penataan ulang strategi pembangunan dengan sangat hati-hati. Fluktuasi anggaran yang belum stabil membuat Pemkab Kutim harus lebih cermat dalam menentukan skala prioritas serta menyesuaikan ritme realisasi program.

“Kami terus menyiapkan strategi. Ketika anggaran sudah kembali pulih, realisasi program bisa lebih cepat dilakukan, bahkan dapat ditingkatkan,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen kuat untuk tetap menggerakkan pembangunan, Pemkab Kutim juga memaksimalkan penggunaan skema Multiyears Contract (MYC). Kebijakan ini digunakan untuk memastikan sejumlah proyek strategis tidak tertunda meskipun terjadi perubahan kemampuan fiskal daerah.
“Skema MYC memungkinkan proyek-proyek besar tetap berjalan dan memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa pembangunan tidak berhenti hanya karena keterbatasan anggaran,” tegas Rizali.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Kutim berharap pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat tetap terlaksana secara berkelanjutan. Masyarakat pun diharapkan tetap optimis bahwa berbagai program unggulan akan tuntas dan memberikan dampak signifikan dalam beberapa tahun mendatang. (adv)













