DIGTALPOS.com, Ujoh Bilang – Upaya Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Leadership Commitment Workshop bagi para Pejabat Administrator, Selasa (02/12/2025) pagi.
Workshop yang berlangsung di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati Mahulu ini diikuti oleh pejabat dari berbagai perangkat daerah dan menjadi bagian dari agenda strategis penguatan kompetensi aparatur.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, yang mewakili Bupati Mahulu Angela Idang Belawan. Dalam sambutannya, Wabup Suhuk menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam kepemimpinan birokrasi. Menurutnya, era sekarang menuntut pemimpin yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga matang secara moral dan profesional.
Wabup Suhuk menegaskan bahwa kepemimpinan birokrasi saat ini harus dibangun atas tiga pilar: integritas sebagai fondasi, kompetensi sebagai alat, dan komitmen moral sebagai pedoman arah. Ia menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan dinilai dari banyaknya program yang dibuat, melainkan dari sejauh mana program tersebut memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat Mahulu.
“Efektivitas pemerintahan bukan soal berapa banyak program yang kita canangkan, tetapi seberapa besar nilai dan perubahan konkret yang benar-benar dirasakan masyarakat. Workshop ini merupakan investasi intelektual dan moral untuk membentuk pemimpin yang mampu berpikir sistemik, bekerja lintas sektor, mengelola perubahan, dan memberi teladan,” ujar Wabup.
Ia menambahkan bahwa pejabat administrator harus mampu menjaga keseimbangan antara ketegasan birokrasi dan kepekaan kemanusiaan. “Pelayanan publik yang berkualitas hanya lahir dari aparatur yang berpikir jernih, berperilaku etis, dan bekerja dengan hati,” tegasnya di hadapan peserta.
Kegiatan yang digelar selama dua hari ini dirancang tidak hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai dan komitmen baru dalam kepemimpinan. Melalui materi mendalam, diskusi kelompok, dan simulasi lapangan, peserta diberi ruang untuk memahami tantangan birokrasi modern sekaligus mengasah kemampuan dalam pengambilan keputusan.
Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari ESQ Leadership Center, yaitu Dudi Supriadi, Idham Kholid, dan Said Maulana, yang dikenal memiliki pengalaman luas dalam pengembangan karakter dan kepemimpinan transformasional.
Turut hadir Plt. Kepala BKPSDM Mahulu, Nobertus Ngande, yang menyampaikan komitmen penuh lembaganya dalam mendorong peningkatan kapasitas aparatur. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang lebih produktif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Peningkatan kualitas pemimpin di level administrator diyakini akan berdampak langsung pada profesionalitas OPD dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan seluruh rangkaian kegiatan dan komitmen yang dibangun, workshop ini menjadi langkah konkret Pemkab Mahulu dalam menciptakan kepemimpinan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga berkarakter kuat dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah berharap para pejabat yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi motor penggerak perubahan di masing-masing perangkat daerah.
Melalui penguatan kompetensi dan etika kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Mahulu terus menegaskan visinya untuk menghadirkan pemerintahan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Adv)













