DIGTALPOS.com, Balikpapan – Proyek pembangunan Gedung Galeri UMKM Provinsi Kalimantan Timur, di Balikpapan, mendapat keluhan dari warga sekitar.
Akibat pembangunan gedung tersebut beberapa rumah warga di sekitar lokasi mengalami kerusakan, terlebih saat pengerjaan tiang pancang.
Menanggapi keluhan tersebut, Komisi II DPRD Kaltim bergerak cepat dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna melihat secara langsung kondisi dilapang.
“Jadi, kita terima keluhan masyarakat di sana. Mereka mengeluh terdampak. Ada rumah yang retak,” ucap Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kaltim, Nidya Listiyono, Senin (30/1/23).
Setelah melihat kondisisi dilapangangan, lanjut dia, memang cukup banyak rumah warga yang mengalami kerusakan berupa retak pada dinding rumah. Kerusakan yang timbul diduga akibat proyek pembangunan Gedung Galeri UMKM Provinsi Kaltim.
“Pas cek di lapangan, ternyata masalah ini sudah clear karena ada komunikasi dan penyelesaian,” terangnya.
Politikus Partai Golkar itu menambahkan, sidaknya kali ini juga untuk mempertanyakan masa pengerjaan proyek yang dianggap tidak tepat waktu.
Kendati demikian, Nidya tetap meminta pihak pelaksana untuk menyelesaikannya. Karena, mereka masih punya kewajiban dan hak untuk melakukannya.
Pria yang akrab disapa Tyo ini kembali menambahkan, sebelumnya Komisi II sudah melakukan RDP bersama Disperindagkop Kaltim sekitar dua minggu lalu guna membahas hal ini.
Ia menuturkan, saat ini pihaknya sedang meminta data berkas design engineering bangunan tersebut untuk dipelajari lebih jauh
“Ternyata semua sudah dijadwalkan sesuai aturan. Kita sedang meminta data berkas design engineering bangunan tersebut. Ini sedang kita terima dan sambil dipelajari,” jelasnya.
Disinggung terkait tenggat waktu yang diberikan kepada pihak pelaksana untuk menyelesaikan pembangunan itu, ia menyebut bahwa pihaknya akan terus mengawasi.
“Tentu hari ini hingga ke depan, kita terus lakukan monitoring. Sehingga mereka akan mengerjakan itu secara tepat waktu,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, dalam sidaknya, Komisi II DPRD Kaltim turut didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Provinsi Kaltim, HM Sa’duddin. (ADV/DPRD Kaltim).













