DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam memajukan pendidikan usia dini terus menunjukkan hasil menggembirakan. Melalui kerja sama erat antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim dan pemerintah desa, program Satu Desa Satu PAUD berhasil direalisasikan secara menyeluruh.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, mengungkapkan bahwa dari total 139 desa yang tersebar di wilayah Kutim, seluruhnya kini telah memiliki lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bahkan beberapa desa menunjukkan inisiatif lebih dengan mendirikan lebih dari satu PAUD untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Jumlah PAUD di Kutai Timur kini sudah melampaui 300 lembaga. Ini menunjukkan bahwa pemerintah desa benar-benar memiliki komitmen kuat dalam mendukung pendidikan usia dini,” ujar Mulyono dalam keterangannya baru-baru ini.
Tak hanya mendirikan bangunan PAUD, pemerintah desa juga berperan aktif dalam pengelolaannya. Mulai dari pengadaan tenaga pendidik, hingga pemberian honor bagi para guru PAUD yang bertugas di desa masing-masing. Dukungan ini dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan pemerataan layanan pendidikan bagi anak-anak usia dini di Kutim.

“Mereka tidak hanya membangun, tetapi juga ikut membantu mencari guru dan memberikan honor. Jadi kami sangat terbantu, dan tidak mengalami kesulitan berarti. Pemerintah desa sangat mendukung program ini,” tambahnya.
Dengan keberhasilan ini, Disdikbud Kutim berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan usia dini. Pihaknya juga berencana memperkuat pembinaan, pelatihan tenaga pendidik, serta meningkatkan fasilitas PAUD agar anak-anak Kutim mendapatkan pendidikan terbaik sejak dini. (Adv)













