DIGTALPOS.com, Datah Bilang – Cross Border Festival Datah Bilang Tahun 2025 kembali digelar dengan skala yang lebih besar dan konsep yang lebih beragam. Tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni dan budaya masyarakat perbatasan, festival ini juga menghadirkan integrasi layanan publik lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus membuka peluang ekonomi lebih luas bagi pelaku UMKM lokal.
Acara ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, yang hadir mewakili Bupati Angela Idang Belawan, di Kampung Datah Bilang, Jumat (28/11/2025).
Wabup Suhuk menegaskan bahwa Cross Border Festival bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan perbatasan. Festival ini menjadi momentum strategis untuk memastikan pelayanan publik dapat dirasakan secara merata dan mudah diakses oleh warga.
Pada kegiatan tersebut, berbagai perangkat daerah turut membuka pos layanan terpadu. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menyediakan informasi pariwisata serta mempromosikan paket wisata berbasis kearifan lokal.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memberikan penyuluhan teknis bagi petani dan pekebun, sementara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadirkan layanan administrasi kependudukan langsung di lokasi festival, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan perjalanan jauh ke pusat kabupaten.
Selain pelayanan publik, festival ini memberikan ruang besar bagi pelaku UMKM, komunitas kuliner, hingga penyedia layanan pariwisata lokal untuk memamerkan produk dan kreativitas mereka. Lapak-lapak kuliner tradisional dan kerajinan tangan ramai dikunjungi masyarakat serta wisatawan dari berbagai daerah. Kehadiran pengunjung yang membludak membuat aktivitas ekonomi meningkat signifikan, terutama bagi pedagang lokal yang selama ini bergantung pada event-event budaya sebagai sumber pendapatan tambahan.
“Dengan ekosistem usaha yang baik, kita mendorong masyarakat untuk berinovasi, berani bersaing, dan memanfaatkan potensi lokal yang kita miliki. Harapannya, melalui festival ini kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” ujar Wabup Suhuk.
Lebih jauh, Cross Border Festival Datah Bilang diproyeksikan menjadi daya tarik budaya berskala lebih luas, tidak hanya regional, tetapi juga internasional, berkat letaknya yang berada di jalur sungai Mahakam yang menghubungkan berbagai komunitas lintas daerah bahkan lintas negara. Pemerintah daerah berharap festival ini dapat berkembang menjadi ikon wisata budaya perbatasan yang mampu memperkuat identitas daerah, memperluas jejaring kerja sama, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.
Dengan perpaduan seni budaya, pelayanan publik, dan peluang ekonomi yang terbuka lebar, Cross Border Festival Datah Bilang 2025 diharapkan menjadi model pengembangan kawasan perbatasan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat. (Adv)













