DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, kembali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan sebagai strategi utama untuk menekan angka stunting di daerah. Dalam keterangannya kepada awak media, Ardiansyah menyebut bahwa peran Ketua RT sebagai garda terdepan lingkungan sangat krusial dalam memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Ardiansyah, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan para Ketua RT dapat memastikan setiap program khususnya yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas kesehatan dilaksanakan dengan lebih tepat sasaran. Dengan demikian, penggunaan anggaran dapat dipastikan efektif dan benar-benar berdampak pada penurunan stunting.
“Jika program ini berjalan baik, saya yakin ke depan stunting di Kutim bisa menurun secara signifikan,” ucap Bupati Ardiansyah, Selasa (25/11/2025).
Salah satu instrumen besar yang disorot Bupati adalah program Rp 250 juta per RT, yang sejak awal dirancang untuk membuka ruang gerak yang lebih luas bagi Ketua RT dalam mengidentifikasi dan menangani permasalahan di wilayah masing-masing. Dana tersebut diyakini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan strategis, mulai dari penanganan keluarga berisiko stunting, peningkatan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan, hingga pembangunan infrastruktur kecil yang mendukung sanitasi dan kualitas hidup warga.

“Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan karena pemerintah telah memfasilitasi langsung ke lingkungan. Di sinilah peran RT sangat dibutuhkan pemerintah,” ujar Ardiansyah.
Bupati menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi berkala agar penggunaan dana berjalan transparan, akuntabel, dan tepat guna. Ia berharap Ketua RT dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinovasi dan semakin proaktif dalam memetakan kebutuhan warganya, sehingga upaya menekan angka stunting bisa berjalan lebih cepat dan terukur.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan keterlibatan langsung para Ketua RT di lapangan, Ardiansyah optimistis Kutai Timur mampu mempercepat target penurunan stunting dalam beberapa tahun mendatang. (adv)













