DIGTALPOS.com, Bontang, Kalimantan Timur – Komandan Kodim (Dandim) 0809 Bontang, Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto, secara resmi menyerahkan 25 unit motor listrik kepada satuan Kodim Bontang. Motor listrik ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (RI) sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja dan mobilitas TNI di daerah. Bantuan ini diharapkan akan semakin mempermudah tugas prajurit dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah hukum Kodim 0809 Bontang.
Dalam kesempatan yang sama, Dandim Aryo juga memimpin upacara kenaikan pangkat bagi 16 prajurit di kesatuan militer Bontang. Kenaikan pangkat ini berlangsung pada periode 1 Oktober 2024 dan menjadi momen yang sangat dinantikan, tidak hanya oleh para prajurit, tetapi juga oleh keluarga besar militer.
Rincian kenaikan pangkat tersebut meliputi 15 orang Bintara, dengan tiga di antaranya naik dari Sersan Mayor (Serma) menjadi Pembantu Letnan Dua (Pelda), satu prajurit naik dari Serma menjadi Serka, dan tujuh lainnya naik ke pangkat yang lebih tinggi. Untuk Tamtama, satu prajurit juga mendapatkan kenaikan pangkat yang setara.
Dandim Aryo menegaskan, kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan semata, melainkan amanah dan bentuk kepercayaan dari negara. Para prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menerima kenaikan pangkat diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, menunjukkan loyalitas, dan dedikasi dalam setiap tugas.
“Kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan atas kinerja, moralitas, dan dedikasi mereka selama ini. Namun, penghargaan ini harus diiringi dengan tanggung jawab yang lebih besar, termasuk peningkatan kemampuan dan adaptasi terhadap teknologi terkini,” ujar Letkol Aryo, di Mako Kodim Bontang, Jalan Awang Long, Bontang Utara, Senin (07/10/2024).
Dengan kenaikan pangkat ini, para prajurit diharapkan membuka lembaran baru dalam karir militer mereka. Tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, keberhasilan ini juga menjadi kebanggaan keluarga dan satuan.
Dandim Aryo juga mengingatkan bahwa pencapaian ini harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi, baik dalam hal taktik maupun pemahaman mendalam tentang tugas dan tanggung jawab mereka. “Keberhasilan ini adalah amanah yang harus dijaga dengan baik. Prajurit dan PNS harus terus berusaha memberikan yang terbaik karena mereka bertanggung jawab kepada negara dan Tuhan Yang Maha Esa,” tutupnya. (*)













