DIGTALPOS.com, Bontang – Rencana pipanisasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ke pemukiman Kampung Sidrap, memasuki babak baru. Setelah beberapa kali digelar rapat koordinasi, terbaru masyarakat sidrap sudah menyetorkan sebagian proposal pengajuan pipaniasi kepada beberapa perusahaan yang ada di sekitar Sidrap.
Dalam pemberitaan sebelumnya terungkap, Kampung Sidrap masuk Kabupaten Kutai Timur (Kutim), namun sebagian besar warga yang bermukim merupakan warga Bontang, sehingga pengajuan bantuan kepada perusahaan dianggap ideal. Dengan menggunakan dana CSR nya, hal yang diimpikan warga bisa terwujud.
Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris mengatakan, jika proposal telah disebar seluruhnya, ia akan kembali memanggil seluruh stek holder terkait, baik perusahan, pihak warga maupun PDAM untuk membahas tahapan selanjutnya.
“Kemarin saya tanya sama warga (soal proposal), baru sebagian yang sudah diantar,”kata Politikus Partai Gerindra ini, saat ditemui usai acara silaturahmi dengan insan media Kota Bontang, di Rumah Makan Bucu, Bontang Utara, Kamis (18/05/2021)
Lebih lanjut, untuk merealisasikan pipanisasi ini, dibutuhkan dana yang tidak sedikit, untuk menyambung dari WTP Guntung saja, Politikus Partai Gerindra ini memperkirakan butuh hingga Rp1 miliar rupiah. Sedangkan jika menyambung dari WTP Loktuan, butuh hingga Rp1,5 miliar.
Wakil rakyat yang juga berdomisi di Sidrap ini menambahkan,” Jika dana yang diperoleh dari pengajuan proposal tidak cukup, nanti kami mau diajukan dana sharing di anggaran perubahan. Kalau pemasangan pipanya dari Guntung dan Loktuan, masih bisa pake APBD hingga perbatasan, karena masih masuk wilayah Kota Bontang,”ujarnya. (Adv/Asep)













