DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menegaskan optimisme mereka dalam menuntaskan pembangunan seribu rumah layak huni pada tahun 2028. Keyakinan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, dalam sebuah kesempatan belum lama ini.
Mahyunadi menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, tetapi merupakan upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui perencanaan yang matang, dukungan anggaran yang terukur, dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Kutim menargetkan pembangunan dapat berjalan konsisten dan tuntas tepat waktu.
Menurutnya, program seribu rumah layak huni ini dirancang secara bertahap dan berkelanjutan. Setiap unit yang dibangun tidak hanya difokuskan pada jumlah, tetapi juga kualitas. Pemerintah ingin memastikan bahwa hunian yang diberikan benar-benar layak, aman, dan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat Kutim yang selama ini belum memiliki tempat tinggal memadai.
Selain itu, Mahyunadi menambahkan bahwa efek domino dari program ini juga sangat besar bagi perekonomian daerah. Pembangunan rumah secara masif akan menyerap banyak tenaga kerja lokal, mulai dari pekerja bangunan hingga penyedia material konstruksi. Dengan demikian, sektor usaha mikro, kecil, hingga menengah yang bergerak di bidang bahan bangunan juga berpotensi ikut berkembang.

“Target ini bukan angka sembarangan. Semuanya sudah dihitung berdasarkan kemampuan anggaran daerah sehingga pembangunan bisa berlangsung stabil setiap tahun tanpa mengganggu program prioritas lainnya,” tegas Mahyunadi.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari berapa banyak rumah yang selesai dibangun, tetapi juga sejauh mana hunian tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Rumah yang layak diharapkan menjadi fondasi baru bagi masyarakat untuk hidup lebih sejahtera dan produktif.
“Program ini menjadi bagian penting dari misi pembangunan jangka menengah Kutai Timur, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak untuk membangun masa depan,” tutupnya. (adv)













