DIGTALPOS.com, Kutai timur – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam memberikan ruang inklusif bagi penyandang disabilitas semakin diperkuat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim memastikan akan mengalokasikan anggaran khusus untuk pelaksanaan Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) pada tahun mendatang, yang rutin diperingati setiap 3 Desember.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, usai menghadiri sebuah kegiatan pada Rabu (3/12/2025).
Menurutnya, meski kewenangan pengelolaan Sekolah Luar Biasa (SLB) berada di bawah Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur, pemerintah daerah tetap ingin memastikan adanya penyelenggaraan kegiatan HDI yang lebih terstruktur dan memiliki penanggung jawab yang jelas.
“SLB memang ranahnya provinsi, tapi Bupati menyampaikan bahwa kegiatan seperti peringatan HDI harus ada dinas yang menaungi. Jadi, kami diminta untuk memperhatikan ini secara khusus,” ujar Mulyono.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Disdikbud Kutim bergerak cepat. Mulyono mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi awal dengan pengurus salah satu SLB di Kutim untuk menyusun gambaran kebutuhan anggaran. Mulai dari bentuk kegiatan, jumlah peserta, hingga kebutuhan teknis lain yang diperlukan.
“Kami minta rincian lengkap, mulai dari konsep acaranya seperti apa, lalu nominal anggaran berapa. Dari situ nanti kami sesuaikan untuk dimasukkan dalam anggaran tahun depan,” jelasnya.
Rencana penganggaran peringatan HDI ini disambut positif oleh berbagai pihak, mengingat kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum penting untuk meningkatkan kepedulian, pemahaman, serta dukungan kepada penyandang disabilitas di Kutai Timur.
Dengan langkah proaktif Disdikbud Kutim ini, diharapkan penyelenggaraan peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun depan dapat berlangsung lebih meriah, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi para siswa dan komunitas disabilitas. (adv)













