DIGTALPOS.com, Bontang – Wali Kota Bontang Basri Rase, kembali merotasi pejabat fungsional dilingkungan Pemkot Bontang.
Pelantikan dan pengambilan jumpah jabatan para pejabat baru itu, dilangsungkan di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Bontang Utara, Senin (4/4/2022).
Untuk diketahui, ini merupakan mutasi ke-3 yang dilakukan Pemkot Bontang selama kepemimpinan Wali Kota Basri Rase – Najirah.
Adapun yang dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya kali ini yaitu, 20 Pejabat Struktural, terdiri dari, 1 Pejabat Tinggi Pratama, 9 Pejabat Administrator, 10 Pengawas, 1 Kepala Sekolah, serta 117 Guru PPPK.
Wali Kota Basri meminta, agar seluruh pejabat yang dilantik, bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
“Jangan santai-santai dengan ongkang-ongkang kaki usai dilantik. Tapi bekerjalah dengan sebaik-baiknya sesuai dengan amanah yang diemban saat ini,” ucap Basri.
Basri menambahkan, kedepan tidak menutup kemungkinan mutasi jabatan akan kembali dilakukan, hal ini didasari karena beberapa faktor, salah satunya masa pensiun dari pejabat itu sendiri, sehingga pemerintah harus kembali melakukan mutasi jabatan, guna mengoptimalkan perangkat kerja daerah.
“Kalau ada yang pensiun kan harus ada penggantinya. Kemendagri yang merekomendasikan penggantinya berdasarkan penilaian. Kita tinggal melaksanakan saja,” ujar Basri.
Sementara itu, Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono menerangkan, para guru yang diangkat menjadi PPPK hari ini, seluruhnya berasal dari sekolah negeri dan swasta se Kota Bontang, yang telah lulus mengikuti tes dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi beberapa waktu lalu.
Usai dilantik menjadi PPPK, Bambang berharap, para guru tersebut bisa terus mengembangkan diri menjadi lebih profesional, sehingga dapat mengahadapi tantangan global.
“Ini kesempatan emas untuk bapak ibu, karena tidak semua bisa lolos menjadi PPPK, maka ayo gunakan kesempatan ini untuk menjadi lebih profesional,” ajaknya.
Mantan Kepala Disporapar Bontang ini menambahkan, kedepan tugas guru makin berat, harus menciptakan generasi yang unggul serta berdaya saing, sebab itu profesionalitas guru harus terus ditingkatkan. (Asep)













