DIGTALPOS.com, Mahulu – Pembangunan Bandara Ujoh Bilang terus menunjukkan progres menggembirakan dan digadang-gadang menjadi salah satu proyek strategis yang mampu mengubah wajah Mahakam Ulu dalam beberapa tahun ke depan. Tak hanya sebagai sarana transportasi udara, bandara ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi baru sekaligus pintu percepatan pembangunan wilayah perbatasan.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, menyampaikan bahwa hadirnya bandara tersebut akan menjadi momentum penting bagi masyarakat Mahulu. Menurutnya, selama ini aksesibilitas menjadi tantangan utama, terutama dalam distribusi logistik, mobilitas warga, serta pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan. Operasional Bandara Ujoh Bilang nantinya diyakini dapat memberikan solusi nyata atas berbagai hambatan tersebut.
“Bandara Ujoh Bilang akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk peluang ekonomi baru di kawasan perbatasan. Ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi jembatan menuju pertumbuhan dan pemerataan pembangunan,” ujar Angela, Minggu (30/11/2025).
Bupati menuturkan, kehadiran bandara akan memberi dampak langsung, mulai dari efisiensi pengiriman barang kebutuhan pokok, ketersediaan layanan kesehatan darurat, peningkatan kunjungan wisatawan, hingga terbukanya peluang investasi yang lebih besar. Dengan semakin mudahnya mobilitas masyarakat maupun pelaku usaha, roda perekonomian diprediksi bergerak lebih cepat dan stabil.
Namun, Angela juga menekankan bahwa keberhasilan proyek ini tidak bisa berdiri sendiri. Ia menegaskan perlunya kolaborasi total antara seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah mendorong keselarasan kerja antara kontraktor, konsultan pengawas, instansi teknis, serta dukungan aktif masyarakat lokal agar pembangunan berjalan efektif, aman, dan tepat waktu.
“Sinergi ini sangat penting. Kita memiliki tujuan yang sama memastikan pembangunan bandara tidak hanya selesai sesuai target, tetapi juga memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Mahulu,” tegasnya.
Pemkab Mahulu turut memberikan apresiasi kepada jajaran teknis yang terus memperkuat koordinasi dalam setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari penyiapan lahan, pematangan perencanaan, hingga pengawasan kualitas konstruksi, semua elemen disebut telah memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga ritme pembangunan agar tidak melenceng dari jalur.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama yang terus menguat, pemerintah optimistis Bandara Ujoh Bilang dapat segera beroperasi. Bandara ini diharapkan menjadi katalisator utama dalam peningkatan konektivitas Mahulu, memperluas jangkauan pelayanan publik, serta membuka ruang-ruang ekonomi baru yang kelak mengangkat kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Bandara Ujoh Bilang bukan hanya simbol pembangunan, tetapi langkah besar Mahulu menuju masa depan yang lebih terbuka, terhubung, dan kompetitif. (Adv)













