DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Timur (Kutim) mulai mengambil langkah serius dalam upaya meningkatkan kedisiplinan pelajar di wilayahnya. Mulai tahun depan, instansi tersebut akan menerapkan program penertiban bagi siswa yang kedapatan berkeliaran di luar lingkungan sekolah pada jam belajar.
Program ini hadir sebagai respons atas maraknya laporan masyarakat terkait pelajar yang nongkrong di warung, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas umum saat seharusnya mengikuti kegiatan belajar. Selain mengganggu ketertiban umum, kondisi tersebut dianggap membuka peluang terjadinya tindakan negatif, seperti tawuran, penyalahgunaan gadget secara berlebihan, hingga potensi kriminalitas yang melibatkan remaja.
Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penegakan aturan, tetapi juga bagian dari upaya besar memupuk karakter dan disiplin generasi muda. Menurutnya, program tersebut akan dimulai dengan pendekatan humanis melalui sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah.
“Pola sosialisasi nanti, kami akan masuk ke sekolah saat apel pagi, jadi tidak mengganggu jam mereka belajar,” jelas Fata.

Pendekatan ini, kata Fata, dipilih agar siswa dan pihak sekolah memahami tujuan utama kebijakan tersebut. Bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk mengingatkan para pelajar agar tetap berada dalam pengawasan guru selama jam sekolah berlangsung.
Ia menambahkan bahwa penertiban yang dilakukan nantinya tidak akan mengedepankan hukuman fisik atau tindakan represif. Fokusnya adalah pembinaan dan pencegahan agar siswa tidak mengulangi kebiasaan keluar tanpa izin dan tetap mematuhi aturan sekolah.
“Program ini diharapkan mampu menekan kebiasaan siswa yang berkeliaran saat jam sekolah sekaligus memperkuat kedisiplinan di lingkungan pendidikan,” pungkasnya.
Dengan rencana tersebut, Satpol PP Kutim berharap sinergi bersama pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat berjalan optimal demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif bagi perkembangan pelajar di Kutai Timur. (adv)













