DIGTALPOS.com, Kutai Timur – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam menarik investasi untuk pembangunan mal modern di Sangatta. Kendati proyek tersebut belum tercantum sebagai program strategis pemerintah daerah, potensi besar yang dapat dihasilkan membuat upaya ini tetap menjadi fokus penting.
Kepala DPMPTSP Kutim, Darsafani, menegaskan bahwa kehadiran mal modern diyakini mampu menjadi magnet pertumbuhan ekonomi baru di Sangatta. Selain membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan, pusat perbelanjaan berskala besar juga dipandang mampu menahan perputaran uang agar tetap berada di daerah sendiri.
“Tetap kami upayakan, karena kehadirannya diyakini dapat menjaga perputaran uang agar berputar di sini saja (Sangatta), tanpa ke daerah tetangga,” ujar Darsafani, belum lama ini.
Menurutnya, salah satu faktor yang membuat investor masih menahan diri adalah belum finalnya penentuan titik lokasi pembangunan. Padahal, investor memerlukan kepastian studi kelayakan dan perhitungan pasar sebelum memutuskan masuk ke Kutim.

Darsafani menjelaskan, pemerintah daerah melalui DPMPTSP kini sedang intens melakukan pemetaan, penguatan data, dan kajian teknis guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif kepada calon investor. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Kutim terbuka dan siap menyambut investasi besar.
“Belum adanya komitmen dari investor menunjukkan perlunya perbaikan dalam penyusunan data, kepastian teknis, serta pemetaan peluang ekonomi. Kami terus melakukan pendekatan,” jelasnya.
Meski tantangan masih di depan mata, DPMPTSP Kutim tetap optimis. Dengan penyajian potensi daerah yang semakin matang, peluang menghadirkan mal modern di Sangatta dinilai masih sangat terbuka lebar.
“Kami tetap optimis investasi masih terbuka, asalkan penyajian potensi daerah semakin matang. Akan kami kejar,” tutup Darsafani. (adv)













