DIGTALPOS.com, Samarinda – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Tim Penggerak PKK Mahakam Ulu (Mahulu) untuk periode 2025–2030 tidak sekadar menjadi rangkaian seremonial pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik strategis untuk merapatkan barisan organisasi perempuan dan mitra pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Mercure Samarinda pada Senin (24/11/2025) itu terselenggara dengan penuh khidmat dan sarat makna.
Dalam prosesi tersebut, Yovita Bulan Bonifasius secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan TP-PKK, Dekranasda, serta Posyandu Mahulu kepada Mega Petra Marten. Pergantian ini ditandai dengan penandatanganan berita acara, yang turut disaksikan oleh Kepala Disdikbud Mahulu, Samson Batang, sebagai saksi dari unsur pemerintah daerah.
Acara ini juga dihadiri berbagai unsur organisasi perempuan dan lembaga strategis, seperti Wakil Ketua TP-PKK Mahulu Melan Suhuk, Ketua Dharma Wanita Persatuan Mahulu Marite Devung Madang, hingga perwakilan organisasi TNI seperti Ketua Persit Candra Kirana Kodim Kutai Barat, yang menunjukkan eratnya hubungan antarorganisasi dalam mendukung agenda sosial dan pemberdayaan keluarga.
Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menegaskan bahwa PKK, Dekranasda, dan Posyandu memiliki peran penting sebagai penggerak utama peningkatan kualitas hidup keluarga dan masyarakat. Ia menyoroti urgensi optimalisasi program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Optimalkan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu, anak, dan pencegahan stunting. Selain itu, terus dorong kreativitas serta ekonomi produktif masyarakat melalui penguatan kerajinan lokal khas Mahakam Ulu,” tegas Angela.
Angela juga mengapresiasi dedikasi kepengurusan sebelumnya yang dinilai telah meletakkan fondasi kuat, mulai dari penguatan program keluarga, peningkatan keterampilan perempuan, hingga upaya pelestarian produk kerajinan daerah yang menjadi identitas Mahulu.
Dengan terpilihnya Mega Petra Marten sebagai Ketua TP-PKK periode baru, Pemkab Mahulu menaruh harapan besar terhadap lahirnya inovasi dan profesionalisme yang lebih matang dalam pelaksanaan program. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa kolaborasi antara PKK, Dekranasda, dan Posyandu dapat berjalan semakin solid dan terintegrasi, sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam aspek kesehatan keluarga, pendidikan, dan penguatan ekonomi kreatif lokal.
Sertijab ini menjadi bukti bahwa Mahulu terus berupaya memperkuat fondasi pembangunan berbasis keluarga, sekaligus mengukuhkan komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Dengan kepemimpinan baru, harapan akan akselerasi program pemberdayaan keluarga dan pelestarian budaya daerah semakin terbuka lebar. (Adv)













