DIGTALPOS.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda dari Fraksi PKS, Sani Bin Husain, kembali menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat dengan turun langsung menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat dalam Reses Masa Sidang III Tahun 2025. Selama satu minggu penuh, Sani berkeliling ke berbagai titik di daerah pemilihannya di Samarinda Ulu untuk mendengar keluhan, kebutuhan, hingga harapan warga terhadap pembangunan kota.
Reses kali ini tidak hanya memuat sesi dialog tatap muka, tetapi juga diwarnai inovasi baru. Sani memperkenalkan aplikasi “Sani Mendengar”, sebuah platform digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi kapan saja dan di mana saja.
“Reses adalah kesempatan bagi kami untuk mengidentifikasi kebutuhan nyata masyarakat. Saya ingin selalu tersambung dengan warga, tidak hanya saat pertemuan langsung, tetapi juga melalui teknologi yang semakin berkembang,” ujar Sani belum lama ini.
Aplikasi tersebut kini sudah tersedia di Google Play dan menjadi jalur komunikasi baru bagi warga Samarinda Ulu yang ingin menyampaikan keluhan, saran, maupun ide-ide pembangunan secara cepat dan praktis.
Puncak kegiatan reses digelar pada 16 November 2025 dengan menghadirkan ratusan warga dari berbagai kelurahan di Samarinda Ulu. Meski hujan deras sempat mengguyur, antusiasme masyarakat tidak surut. Suasana semakin hangat ketika Sani turut membagikan 30 butir telur gratis kepada setiap warga yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap program penanganan stunting di Kota Samarinda.
“Saya ingin membantu Wali Kota dan Kota Samarinda melawan stunting. Ini masalah serius yang perlu kita hadapi bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sani memaparkan hasil rangkuman aspirasi masyarakat yang telah dihimpun selama satu minggu reses. Dua isu besar yang paling banyak disuarakan warga adalah:
- Perbaikan Infrastruktur, terutama penyelesaian jalan dan drainase yang dinilai masih belum optimal di beberapa titik.
- Pelayanan Air Bersih, banyak warga menyampaikan keluhan mengenai pelayanan instalasi air bersih yang dinilai belum memadai.
“Dua porsi besar ini akan saya tindaklanjuti, terutama yang selaras dengan arah RPJMD Kota Samarinda. Aspirasi masyarakat adalah prioritas utama yang harus kami perjuangkan,” tambahnya.
Sani menegaskan bahwa reses bukan sekadar formalitas, tetapi wadah nyata untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat ke tingkat pemerintah kota.
“Satu kalimat dan tekad saya: akan saya perjuangkan semua aspirasi masyarakat,” ucapnya.
Ia menegaskan akan terus mengawal seluruh aspirasi yang diterimanya agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Melalui pola komunikasi yang semakin terbuka baik secara langsung maupun digital Sani berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat serta meningkatkan partisipasi publik dalam proses pembangunan.
“Kami berkomitmen membawa aspirasi warga Samarinda Ulu ke tingkat yang lebih tinggi demi kesejahteraan masyarakat Kota Samarinda,” tutupnya.
Dengan hadirnya inovasi komunikasi dan keterlibatan langsung melalui kegiatan reses, Sani Bin Husain menunjukkan bahwa peran wakil rakyat bukan hanya menyuarakan, tetapi juga menghadirkan solusi dan memperkuat jembatan antara masyarakat dan pemerintah. (*)













