DIGTALPOS.com, Bontang – Ada yang berbeda pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Bontang, Kalimantan Timur. Setiap warga yang suntik vaksin, berkesempatan memperoleh minyak goreng (Migor) serta sarung secara gratis.
Kegiatan vaksinasi bonus migor serta sarung ini diinisiasi oleh Polres Bontang, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, serta forum CSR Kota Bontang.
Setiap warga yang mengikuti kegiatan vaksinasi ini, masing-masing memperoleh jatah minyak sebanyak 2 liter, serta 1 buah sarung. Walhasil, ratusan warga berbondong-bondong mengikuti kegiatan vaksinasi tersebut.
, yang digelar di Gedung Auditorium Taman 3 Dimensi, Jalan Awang Long, Bontang Utara, Selasa 15 Maret 2021.
Diterangkan Kapolres Bontang, AKBP Hamam Wahyudi, pelaksanaan vaksinasi umum ini dilakukan serentak oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) di seluruh wilayah Kalimantan Timur, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan Presiden RI, Joko Widodo, ke Kaltim.
Lewat kegiatan ini pula, Polres Bontang bersama pemerintah berupaya untuk mempercepat capaian vaksinasi. Harapannya capaian vaksin meningkat sehingga bisa membentuk kekebalan komunal di masyarakat.
“Sebentar lagi kan Ramadhan, jadi masyarakat biar lebih tenang dan khusu dalam beribadah nanti,” ucap Hamam, di Gedung Auditorium Taman 3 Dimensi, Jalan Awang Long, Bontang Utara, Selasa (15/03/2022).
Adapun vaksin yang disiapkan pada kegiatan ini, lanjut dia, yaitu sebanyak 1.000 dosis, terdiri dari vaksin Sinovac dan Pfizer. Yang akan melayani vaksinasi dosis pertama, kedua, maupun ketiga atau booster.
Perwira Berpangkat Dua Melati Emas ini meyebut, syarat untuk mengikuti kegiatan ini tergolong mudah, cukup membawa foto copy KTP atau kartu vaksinasi sebelumnya.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bontang, Adi Permana mengatakan, sejauh ini capaian vaksinasi dosis 3 di Kota Bontang masih tergolong rendah, atau baru sekitar 15 persen. Sedangkan untuk dosisi 1 dan 2 berada diatas 70 persen. Dengan adanya kegiatan ini Adi berharap capaian vaksinasi dosis ketiga bisa terus meningkat.
“Penyuntikan vaksin dosis ketiga dengan pertama sama, dilakukan setelah melewati pemeriksaan atau skrining terlebih dahulu,” ungkapnya.
Kegiatan vaksinasi bonus migor ini disambut baik ratusan ibu rumah tangga. Bahkan bapak-bapak pun terlihat ikut ngantri.
Ani misalnya, ia mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Ditengah kelangkaan minyak di pasaran, hal ini tentu membantu masyarakat dalam memperoleh migor. Hal Senada juga disampaikan Istiqomah, ibarat sekali tepuk 2 lalat, boosternya dapat, migornya juga dapat.
“Alhamdulillah kegiatan ini sangat membantu kami masyarakat ditengah kelangkaan minyak saat ini. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih,” ujarnya. (asep)













