DIGTALPOS.com, Kutai Kartanegara – Kapal motor penumpang KM Dahlia F3 dilaporkan tenggelam di perairan Ulak Besar, Desa Rantau Hempang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.
Insiden terjadi saat kapal tengah berlayar dari Pelabuhan Kota Samarinda menuju Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Kutai Barat. KM Dahlia F3 yang bertolak sejak pukul 07.00 Wita itu membawa muatan sembako, kendaraan roda dua, serta puluhan penumpang.
Berdasarkan data manifes, total terdapat 43 orang di atas kapal, terdiri dari 30 penumpang dewasa, enam anak-anak, dan tujuh kru. Dalam proses evakuasi, sebanyak 41 orang lebih dulu tercatat berhasil diselamatkan. Dua orang lainnya kemudian dipastikan juga dalam kondisi selamat setelah dilakukan pendataan lanjutan.
Sekretaris Desa Rantau Hempang, Haidir, menjelaskan kapal diduga tenggelam akibat kuatnya arus di kawasan Ulak Besar, perairan Sungai Mahakam. Arus deras disebut mengarah ke Desa Benua Puhun, Kecamatan Sebulu.
“KM Dahlia F3 tenggelam di wilayah perairan Mahakam, tepatnya di Ulak Besar yang masuk Desa Rantau Hempang. Saat kejadian, arus sungai cukup deras,” ujarnya.
Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi ke Muara Kaman dalam keadaan selamat. Meski demikian, beberapa korban mengalami gangguan kesehatan ringan. Empat orang dilaporkan mengalami sesak napas dan sempat pingsan, sehingga harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Muara Kaman.
Koordinator Lapangan BPBD Kutai Kartanegara, Novan Fahrozi, menyampaikan proses evakuasi dilakukan bersama warga sekitar lokasi kejadian. Para korban selamat sementara ditampung di rumah dinas camat setempat.
Menurut keterangan kapten kapal, muatan yang cukup berat ditambah derasnya arus sungai membuat kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya karam. Kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar, mencakup badan kapal dan mesin, sekitar 15 ton sembako, serta tujuh unit sepeda motor yang turut tenggelam.













