Syarifatul Sya’diah Soroti Arah Kebijakan dan Penguatan PAD Kaltim

Syarifatul Sya’diah Soroti Arah Kebijakan dan Penguatan PAD Kaltim
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah. (Foto/Digitalpos)

DIGTALPOS.com, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menyoroti arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh isu-isu strategis.

Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) VI  yang meliputi Berau, Kutai Timur, dan Bontang ini mendorong agar Pemerintah Provinsi Kaltim lebih fokus pada pembangunan yang terarah dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita harapkan pemerintah bisa menjawab isu-isu strategis dan memprioritaskan permasalahan utama di Kaltim, agar pembangunan tidak berjalan sporadis,” ucap Syarifatul, Senin (26/5/2025).

Menurutnya, arah pembangunan yang jelas sangat penting agar program-program daerah tidak hanya sekadar berjalan, tapi benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat. Pihaknya menekankan, perencanaan pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan serta mempertimbangkan efisiensi anggaran.

Tak hanya itu, politikus Golkar ini juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas fiskal melalui optimalisasi PAD. Salah satu sektor yang dinilai masih memiliki potensi besar adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusda.

“Perusda memiliki peran strategis dalam menopang keuangan daerah. Jika dikelola secara profesional dan diarahkan pada sektor usaha yang potensial dan berkelanjutan, kontribusinya terhadap PAD bisa sangat besar,” imbuhnya.

Syarifatul juga menyoroti kontribusi sektor pertambangan yang dinilai belum maksimal memberi dampak ke kas daerah. Pihaknya menilai, meskipun sebagian kewenangan telah diambil alih pemerintah pusat, daerah penghasil seperti Kaltim seharusnya tetap mendapat porsi yang adil dari pemanfaatan sumber daya alam.

“Saat ini Komisi II DPRD Kaltim tengah mengkaji bagaimana sektor tambang bisa menyumbang PAD. Kita tahu, ratusan triliun rupiah dihasilkan dari tambang Kaltim, namun yang kembali ke daerah hanya sebagian kecil. Perlu ada keseimbangan keadilan bagi daerah penghasil,” tuturnya.

Dia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan besar, khususnya di sektor tambang, untuk mendukung realisasi program strategis. Menurutnya, sektor swasta harus ikut berperan dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di tengah menurunnya kemampuan fiskal Kaltim.

“Kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan besar mutlak diperlukan. Jangan hanya mengambil, tapi juga harus memberi dampak positif langsung kepada masyarakat Kaltim,” katanya.

Sebagai catatan, kondisi fiskal Kaltim saat ini diperkirakan mengalami penurunan, dari sebelumnya sekitar Rp21 triliun menjadi Rp18 triliun. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov Kaltim dalam menjalankan program-program prioritas di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.

“Kemampuan fiskal kita sedang menurun. Maka penguatan kapasitas fiskal menjadi kunci agar program-program prioritas tetap bisa dijalankan,”tukasnya. (Adv)

Penulis: NurEditor: Redaksi
news-1312-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

12021

12022

12023

12024

12025

12026

12027

12028

12029

12030

12031

12032

12033

12034

12035

20021

20022

20023

20024

20025

20026

20027

20028

20029

20030

20031

20032

20033

20034

20035

30021

30022

30023

30024

30025

30026

30027

30028

30029

30030

30031

30032

30033

30034

30035

80001

80002

80003

80004

80005

80006

80007

80008

80009

80010

80011

80012

80013

80014

80015

80016

80017

80018

80019

80020

80021

80022

80023

80024

80025

80026

80027

80028

80029

80030

9041

9042

9043

9044

9045

80031

80032

80033

80034

80035

80036

80037

80038

80039

80040

80041

80042

80043

80044

80045

11035

11036

11037

11038

11039

11040

11041

11042

11043

11044

30036

30037

30038

30039

30040

30041

30042

30043

30044

30045

80046

80047

80048

80049

80050

80051

80052

80053

80054

80055

80056

80057

80058

80059

80060

80061

80062

80063

80064

80065

12036

12037

12038

12039

12040

12041

12042

12043

12044

12045

12046

12047

12048

12049

12050

20036

20037

20038

20039

20040

20041

20042

20043

20044

20045

20046

20047

20048

20049

20050

30046

30047

30048

30049

30050

30051

30052

30053

30054

30055

30056

30057

30058

30059

30060

80066

80067

80068

80069

80070

80071

80072

80073

80074

80075

80076

80077

80078

80079

80080

80081

80082

80083

80084

80085

80086

80087

80088

80089

80090

80091

80092

80093

80094

80095

30081

30082

30083

30084

30085

30086

30087

30088

30089

30090

80096

80097

80098

80099

80100

80101

80102

80103

80104

80105

80106

80107

80108

80109

80110

80111

80112

80113

80114

80115

80116

80117

80118

80119

80120

80121

80122

80123

80124

80125

80126

80127

80128

80129

80130

80131

80132

80133

80134

80135

news-1312-mu