DIGTALPOS.com, Samarinda – Sekretaris DPRD Kaltim, Norhayati Usman, menghadiri rapat koordinasi terkait identifikasi pekerjaan yang berpotensi tidak dapat dilaksanakan atau tidak selesai pada Tahun Anggaran 2025.
Rapat yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim itu, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni. Turut mendampingi, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kaltim Ujang Rachmad, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Irhamsyah, dan Kepala Bappeda Kaltim Yusliando.
Pertemuan ini dihadiri pula oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim, dan menjadi bagian dari upaya pengendalian serta optimalisasi pelaksanaan APBD 2025.
Dalam arahannya, Sri Wahyuni mengungkapkan bahwa capaian kinerja hingga pertengahan Mei 2025 masih sangat rendah, yaitu baru mencapai 9 persen. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Kita ingin mengetahui apa yang menjadi hambatan di masing-masing OPD. Karena jika kita lihat, capaian kinerja saat ini baru 9 persen. Ini jauh berbeda dari tahun lalu. Meski kita telah melakukan beberapa penyesuaian, seperti efisiensi dan pergeseran anggaran, tetap perlu evaluasi menyeluruh,” tegas Sri Wahyuni, Rabu (14/5/2025).
Ia berharap melalui forum ini, setiap OPD dapat menyampaikan kendala yang dihadapi secara terbuka, sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama guna memastikan program-program prioritas dapat berjalan sesuai target.
Kehadiran Norhayati Usman dalam rapat ini mencerminkan komitmen Sekretariat DPRD untuk terus berkoordinasi dan mendukung langkah strategis Pemprov dalam menyukseskan pelaksanaan APBD, demi pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran. (Adv)













