DIGTALPOS.com, Ujoh Bilang — Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mempererat hubungan dan kolaborasi strategis dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hal ini ditegaskan melalui keikutsertaan Mahulu dalam Rapat Paripurna TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-46 Tahun Anggaran 2025 yang digelar secara virtual pada Kamis (04/12/2025).
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Mahulu, Stephanus Madang, yang mewakili Bupati Mahulu Angela Idang Belawan. Kehadiran ini menjadi momentum penting tidak hanya untuk memperkuat hubungan kerja antara pemerintah daerah dan TNI, tetapi juga untuk memastikan arah pembangunan di daerah perbatasan dan pedalaman tetap berjalan secara terukur, terencana, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Sekda Mahulu turut didampingi oleh Sekretaris Bappelitbangda Mahulu Franciskus Hului serta Perwira Penghubung Danramil 0912/02 Long Bagun Peltu Budi Yono. Dalam kesempatan tersebut, Stephanus Madang menyoroti peran sentral TMMD sebagai salah satu mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam menghadirkan pembangunan fisik dan nonfisik di wilayah pedalaman, daerah tertinggal, serta kawasan yang memiliki akses terbatas.
Ia menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi merupakan bentuk kehadiran nyata negara hingga ke pelosok yang selama ini sulit dijangkau. Melalui TMMD, masyarakat di pedalaman dapat merasakan pemerataan pembangunan, mulai dari pembukaan jalan baru, pembangunan sarana publik, hingga penyuluhan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“TMMD adalah instrumen penting untuk mengakselerasi pembangunan desa, dan Mahulu akan terus berada di garis depan mendukungnya. Kami berkomitmen memastikan setiap kegiatan TMMD memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Sekda.
Pemerintah Kabupaten Mahulu juga memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah yang membutuhkan intervensi khusus. Menurut Sekda, sinergi kuat antara Pemkab Mahulu dan TNI selama ini telah membuahkan banyak manfaat, terutama dalam mengatasi tantangan geografis, keterbatasan sarana prasarana, serta peningkatan kapasitas masyarakat.
Ke depan, Pemkab Mahulu memastikan akan terus terlibat aktif dalam setiap tahapan TMMD ke-46, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan program. Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi percepatan pembangunan, penguatan ketahanan wilayah, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Mahakam Ulu.
Dengan berbagai program yang akan dijalankan pada tahun 2025, pemerintah berharap TMMD dapat menjadi katalis bagi tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di wilayah pedalaman, membuka aksesibilitas yang lebih baik, sekaligus memperkokoh rasa kesatuan dan kebangsaan di wilayah perbatasan. (Adv)













