DIGTALPOS.com, Samarinda – Hotel Atlet, salah satu aset bersejarah peninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008, kini tampak megah setelah menjalani renovasi besar-besaran. Sayangnya, hingga saat ini bangunan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena belum memiliki pengelola resmi.
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Fuad Fakhruddin, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk segera mengambil langkah konkret dalam menetapkan hak pengelolaan dan pemanfaatan hotel tersebut.
“Hotel ini punya potensi besar untuk menjadi ikon pariwisata baru yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor pariwisata dan event,” ujar Fuad, Selasa (15/4/2025).
Ia menilai, tidak dimanfaatkannya Hotel Atlet selama ini merupakan kerugian yang cukup besar bagi daerah. Oleh karena itu, Fuad menyarankan agar Pemprov segera menjalin kemitraan dengan pihak swasta untuk mengelola hotel tersebut secara profesional.
“Melibatkan swasta dalam pengelolaan adalah langkah efektif. Hotel ini bisa menjadi sumber pendapatan daerah (PAD), bukan justru menjadi beban,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fuad menekankan pentingnya kerja sama yang didasari prinsip profesionalisme dan keberlanjutan agar aset tersebut benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
“Kalau dikelola dengan baik, hotel ini bisa menjadi bukti bahwa aset milik daerah dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian lokal. Kami berharap, pengelolaan Hotel Atlet bisa menjadi model sukses yang bisa diterapkan di aset-aset daerah lainnya,” pungkasnya.
Dorongan ini diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan Hotel Atlet sebagai bagian dari strategi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur. (Adv)













