DIGTALPOS.com, Samarinda — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, menyatakan dukungannya terhadap kelanjutan pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) di Kabupaten Kutai Barat. Proyek infrastruktur strategis ini sempat mangkrak meski telah dimulai sejak 2012 dan menyedot anggaran hingga ratusan miliar rupiah.
Ekti menegaskan bahwa pembangunan Jembatan ATJ sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar). Namun, ia menilai penting untuk mendorong kolaborasi lintas pemerintahan guna memastikan proyek vital ini bisa segera dilanjutkan dan dirampungkan.
“Pembangunannya memang menjadi tanggung jawab Pemkab Kubar, mereka memiliki kewenangan penuh. Tapi kalau ini dilanjutkan kembali, kita bisa bantu melalui skema Bankeu dari Pemerintah Provinsi,” ucap Ekti, Senin (21/4/2025).
Jembatan ATJ dirancang untuk menjadi penghubung utama antara Melak Seberang dan Melak, dua kawasan penting di Kutai Barat. Kehadiran jembatan ini diyakini dapat memangkas waktu tempuh masyarakat secara signifikan, sekaligus membuka akses ekonomi baru di wilayah tersebut.
Menurut Ekti, dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sangat memungkinkan, terutama jika pembangunan kembali masuk dalam prioritas daerah dan mendapat dorongan serius dari Pemkab Kubar.
“Saya kira ini juga menjadi komitmen Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat, dan jika semua pihak mendorong bersama, maka penyelesaiannya bukan hal yang mustahil,” tambahnya.
Politikus asal Dapil Kaltim ini juga menyampaikan harapannya agar proyek ini tidak kembali terhenti. Ia mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti Jembatan ATJ merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Proyek ini sudah menyerap anggaran besar. Jangan sampai terhenti lagi. Harus ada langkah konkret untuk menyelesaikannya,” tegasnya.
Dengan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, Ekti optimistis pembangunan Jembatan ATJ dapat kembali berjalan lancar dan tuntas, membawa manfaat besar bagi masyarakat Kutai Barat dan sekitarnya. (Adv)













